Friday, May 30, 2014

Keuntungan Menjadi Publisher Google Adsense

Mudah untuk bergabung. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa mendaftar Google Adsense itu sulit, sebenarnya menurut saya tidak. Hanya saja, kebanyakan blogger tidak benar-benar mempelajari, memahami kebijakan dan ketentuan Google Adsense, sehingga akhirnya ditolak. Jika blog Anda sudah memadai
(terutama mengenai keaslian konten dan jumlah artikel yang cukup), maka mendaftar Google Adsense bisa dibilang sangat mudah.

Mudah untuk menerapkan kode iklan. Paling mudah adalah menggunakan widget bawaan blogger (bagi Anda yang memakai blogspot). Tapi yang terbaik menurut saya adalah dengan menambahkan unit iklan melalui akun Google Adsense, copy kodenya dan paste di blog Anda. Mudah.

Tidak dipungut biaya sepeserpun untuk menjadi publisher Adsense.

Adsense secara otomatis menampilkan iklan yang paling relevan(juga yang paling bernilai tinggi) dengan topik blog kita.

Anda tidak perlu repot-repot memilih iklan yang berbeda untuk setiap halaman. Sekali Anda memasang kode, sisanya Adsense yang bekerja.

Anda bisa fokus untuk menulis artikel yang bagus. Adsense lah yang akan memilihkan pengiklan terbaik untuk Anda.

Cocok dan mudah untuk pemula, karena kemudahannya.

Adsense menyediakan pelaporan lengkap dan sangat mudah dipahami.

Terutama fitur saluran khusus untuk melacak kinerja iklan.

Boleh disandingkan dengan program afiliasi jika mau. Meskipun begitu, pelajari tentang kebijakan Adsense lebih lanjut jangan sampai melanggar. Terutama dalam penempatan dan desain link afiliasinya.

Dapat menyaring atau memblokir iklan yang tidak diinginkan untuk tampil di blog kita.

Sampai saat ini, Adsense tetap nomor satu dalam potensi nilai pendapatan dibandingkan program ads network lainnya.

Tidak perlu mendaftar lagi jika memiliki situs / blog lebih dari satu. Sekali diterima sebagai

publisher kita dapat menerapkannya di situs / blog manapun yang kita miliki dengan syarat situs tersebut sesuai juga dengan kebijakan Adsense. Cukup satu akun Adsense untuk banyak blog.

Untuk mendapatkan uang, tidak perlu terjadi penjualan. Yang dibutuhkan hanyalah klik pada iklan yang tampil di blog kita. (MM) baca artikel terkait

Mengenal Google Adsense

Google AdSense adalah salah satu fitur dari Google yang merupakan suatu cara yang mudah dan gratis bagi para pemilik website untuk mendapatkan uang dengan menampilkan iklan Google (Google Ads) di websitenya.

Dengan Google AdSense, anda juga dapat menyediakan fitur penelusuran Google bagi para pengunjung website anda sambil mendapatkan penghasilan dengan menampilkan iklan Google pada halaman hasil penelusuran yang ada. Sekarang anda sudah mengetahui tentang
apa itu Google AdSense, sekarang mari pelajari bagaimana cara kerja Google AdSense.

Dengan menggunakan Google AdSense, anda bebas menentukan dimana iklan Google akan ditampilkan. Pastikan iklan anda tampil mencolok agar dapat membuat pengunjung meng-klik iklan anda. Perhatikan bahwa anda tidak akan mendapatkan penghasilan apabila pengunjung hanya melihat tanpa meng-klik iklan anda. Perhatikan juga iklan Google yang ada di blog tentang internet marketing sebagai referensinya.

Pada dasarnya ada 2 tipe iklan Google, yaitu iklan teks dan iklan gambar. Sesuaikan tipe iklan Google dengan letak yang sudah anda tentukan sebelumnya. Lakukan evaluasi secara terus menerus untuk menentukan tipe iklan yang paling sesuai dengan letak iklan anda.

Iklan Google yang ditampilkan di website anda adalah iklan dengan bayaran tertinggi. Dimana bayaran di setiap iklan Google ditentukan dengan penawaran real-time oleh para pemasang iklan. Sebagai awalnya, sebaiknya anda menggunakan tipe iklan teks dan gambar secara bersamaan untuk menaikkan penawaran pada website anda. Semakin banyak pengiklan yang ingin memasang iklan Google di website anda, semakin tinggi pula penghasilan yang anda dapatkan dari setiap klik
iklan di Google

Dengan memasang iklan Google di website anda, pastinya anda akan mendapatkan uang dari Google AdSense. Uang yang anda dapat adalah uang yang Google tagihkan kepada para pemasang iklan dan jaringan iklan yang ada. Selanjutnya, anda dapat memilih bagaimana cara menerima pembayaran Google AdSense adalah salah satu fitur dari Google yang merupakan suatu cara yang mudah dan gratis bagi para pemilik website untuk mendapatkan uang dengan menampilkan iklan Google (Google Ads) di websitenya. (MM) baca artikel terkait

Google Adsense dengan Blogger

Cara daftar google adsense melalui blogspot sebenarnya sangat mudah sekali jika anda benar-benar memperhatikan tutorial atau panduan lengkap mengenai
cara mendaftar google adsense via/lewat blogspot
yang akan saya kupas pada artikel kali ini. Langsung aja ikuti langkah-langkah berikut di bawah ini.

Cara daftar adsense via blogspot
1. Langkah pertama untuk daftargoogle adsense adalah setting terlebih dahulu blog anda kedalam bahasa inggris caranya masuk ke dashboard--> setelan--> bahasa dan pemformatan,

cara agar diterima google adsense

2. Ganti bahasa yang digunakan menjadi bahasa inggris,  pilih Inggris-Ingris lalu klik Simpan. Setelah itu refresh halaman pada adress bar  (bisa tekan F5 ) dan otomatis penghasilan/earnings muncul

cara memculkan menu penghasilan di blogspot

3. Klik pada menu penghasilan dan akan langsung diarahkan kehalaman

cara daftar adsense via blogspot

cara daftar adsense via blogspot

4.Langsung aja klik mendaftar adsense yang selanjutnya anda diwajibkan mengisi formulir pendaftaran adsense

Pada tahap pengisian formulir ini tulis nama dan alamat anda sesuai dengan KTP anda atau lebih lengkapnya lihat cara pengisian formulir berikut di bawah ini.

Website URL isi dengan URL blog anda

Website Language isi dengan bahasa yang digunakan pada konten blog anda (indonesia)

Account type - Personal

Country - Indonesia

Pay Name - Nama anda

Street adress - Alamat rumah anda

City Town - Kota anda

State - Provinsi

ZIP - Kode pos daerah anda

Phone - Nomer telp atau nomer HP anda

Email Preference - isi dengan email anda

Centang ketiga policies dan klik submit information

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut di atas, sekarang anda tinggal menunggu jawaban dari pihak adsense apakah blog anda disetujui atau tidak dan biasanya butuh waktu paling lambat 7 hari untuk mendapatkan jawaban dari google yang biasanya dikirim melalui email yang anda daftarkan pada pengisian formulir adsense tadi. (MM) baca artikel terkait

Budidaya Daun Sirih

Pastinya anda sudah tahu kalau tumbuhan ini memiliki bentuh pohon yang memanjang. Tingginya bisa mencapai 5-15 m. Dengan daun berbentuk bulat telur, bunganya berbentuk bulir di ujung cabang yang panjangnya 2,5-6 cm. Bijinya biasanya membentuk lingkaran.

Yang anda perlu ketahui juga itu mengenai macam atau jenisnya. Adapun jenis Tanaman Sirih
ini ada 3 macam, yakni Sirih Berdaun Hijau tua dengan rasa pedas merangsang, Sirih Berdaun Kuning dengan tulang daun berwarna merah, Sirih Kaki Merpati, dan Sirih Hitam yang ditanam khusus untuk obat. Adapun untuk Cara Budidayanya sebagaimana seperti penjelasan di bawah ini :

Bibit Sirih bisa didapatkan atau diperbanyak dari turus dari sulur di bagian ujung atas sepanjang 40-50 cm. Karena Sirih memiliki batang yang tidak bisa berdiri tegak sendiri, jadi untuk pertumbuhannya diperlukan sandaran. Biasanya sandaran itu pohon hidup sesuai selera anda, jadi selain bisa Membudidayakan Sirih, anda juga bisa membudidayakan pohon lainnya. Anda bisa untung 2x malah.

Kalau bisa pohon sandaran memiliki jarak 1,5 m. Kalau anda baru menanam sandarannya tersebut sebaiknya dilakukan pada musim hujan dan minimal sebulan baru anda bisa menanam Sirih. Kemudian setiap 2 baris pohon sandaran dibuatkan selokan kecil untuk saluran air pastinya, gunanya untuk mengairi pada waktu musim kemarau dan pengering pada musim hujan. Karena Tanaman Sirih tidak tahan dengan tanah yang terlalu basah.

Menanam Sirih pun mudah. Cukup dengan turus ditanam sepanjang dua buku dan sisanya diikatkan pada sandaran. atau dengan cara lain itu potong sulur panjang yang sudah dewasa pada pangkalnya, dibagi 3-4 bagian sulur tadi, daunnya dihilangkan dan ditanam secara mendatar. Kalau sudah mulai tumbuh dan muncul daun sebaiknya cukup tiga sulur yang ditumbuhkan ke atas setiap sandarannya.

Bila tanaman terkena cahaya matahari, warna akan berubah menjadi kuning kehijauan dan bila dikunyah terasa lebih pedas. Sirih yang tumbuh ditempat teduh, daunnya berbentuk panjang, lemas, berwarna hijau segar, dan tidak begitu pedas. Di samping cahaya matahari, macam pupuk juga mempengaruhi rasa daun. Dianjurkan menggunakan pupuk kotoran ayam yang sifatnya dingin dan daun yang dihasilkan berwarna kuning muda. Jika digunakan pupuk kotoran kuda, sapi, atau kerbau, daunnya berwarna kuning tua.

Pemeliharaan yang baik bisa membuat sirih akan bertahan selama bertahun-tahun dengan memberikan hasil yang baik. Dari ketiak daun akan tumbuh cabang dan ranting yang menggantung, daun pada bagian itulah yang akan dipanen. Biasanya Tanaman Sirih ini dapat mulai dipanen kalau telah berumur satu tahun. Diambil 3-4 lembar daun saja. Lebih baik dilakukan pada pagi hari, karena daun ketika itu masih segar.

Setelah pemanenan tadi bisa anda lakukan pengemasan setelah itu. Dengan cara mengikatnya menjadi satu dengan pelepah pisang. Kalau bisa di petik saja daunnya. Alasannya kurang begitu tahu, tapi orang tua biasanya menganjurkan seperti itu. Setiap ikatannya berisi 25 lembar daun. (MM) baca artikel terkait

Menanam Daun Sirih

Untuk menanam daun Sirih, pertama kali yang harus dilakukan adalah menyiapkan lahan yang akan digunakan. Tanah harus dibersihkan dari gulma dan batu-batuan. Cangkul media hingga 20 cm. Kemudian buatlah bedengan. Setelah itu buat lubang untuk menanam sirih dengan ukuran P 80 x L 40 x 60 cm. Jaraknya cukup dua meter saja. Sebelum penanaman sirih, hendaknya diberikan pupuk kandang sekitar setengah kg kemudian diaduk hingga rata. Agar batang sirih dapat tumbuh dengan baik maka sebaiknya memakai penyangga dari bambu atau penyangga lain. Setelah lahan disiapkan maka langkah selanjutnya menyiapkan bibit yang akan digunakan. Penyediaan bibit ini bisa memakai stek sulur. Sulur yang dipakai sebaiknya yang dapat mengeluarkan akar. Potong dengan ukuran 30 cm dan tanam di polybag yang telah diisi campuran tanah serta pupuk kandang. 
Untuk penanaman sirih, pilih bibit yang paling bagus. pindahkan pada lubang yang telah disiapkan. Siram tanaman daun sirih ini menggunakan air bersih. Penggunaan pupuk kandang sangat dianjurkan ketika menanam daun Sirih (Piper Betle), karena akan menghasilkan daun Sirih yang baik. Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma setiap dua bulan sekali. Pada daun Sirih (Piper Betle) jarang ditemukan penyakit yang ditimbulkan oleh hama. Panen dapat dilakukan setelah daun sirih mencapai usia setahun dan dengan cara memetik daunnya yang sudah tua dan dari samping. Manfaat yang diberikan oleh daun Sirih (Piper Betle) yaitu dapat meredakan batuk, sigunakan juga sebagai anti radang dan berguna merangsang saraf pusat. Selain itu, perasan pada daun Sirih (Piper Betle) bisa menghambat tumbuhnya bakteri dan dianjurkan untuk menggunakan daun Sirih (Piper Betle) sebagai obat infeksi. (MM) baca artikel terkait

Kandungan Daun Sirih Merah

Para ahli pengobatan tradisional telah banyak menggunakan tanaman sirih merah oleh karena mempunyai kandungan kimia yang penting untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam daun sirih merah terkandung senyawa fitokimia yakni alkoloid, saponin, tanin dan flavonoid. Dari buku ”A review of natural product and plants as potensial antidiabetic” dilaporkan bahwa senyawa alko-koloid dan flavonoid memiliki aktivitas hipoglikemik atau penurun kadar glukosa darah.

Kandungan kimia lainnya yang terdapat di daun sirih merah adalah minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylprokatekol, karvakrol, eugenol, p-cymene, cineole, caryofelen, kadimen estragol, ter-penena, dan fenil propada. Karena banyaknya kandungan zat/ senyawa kimia bermanfaat inilah, daun sirih merah memiliki manfaat yang sangat luas sebagai bahan obat.Eugenol dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit, sedangkan tanin dapat digunakan untuk mengobati sakit perut. (MM) baca artikel terkait

Daun Sirih Merah

Daun sirih ini memiliki banyak sekali manfaat dan khasiat. Terutama manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Beberapa kandungan yang terdapat pada minyak atsiri yang dihasilkan oleh daun sirih adalah minyak terbang (betiephenol), seskuiterpen, pati, diastase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, aktioksidasi dan fungisida, anti jamur.

Penelitian terhadap tanaman sirih merah sampai saat iini masih kurang terutama dalam pengembangan sebagai bahan baku untuk bio-farmaka. Selama ini pemamfaatan sirih merah di masyarakat hanya berdasarkan pengalaman yang dilakukan secara turun-temurun dari orang tua kepada anak atau saudara terdekat secara lisan. Di Jawa, terutama di Kraton Yogyakarta, tanaman sirih merah ini telah dikonsumsi sejak dahulu untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Selain itu tanaman sirih merah mempunyai manfaat menyembuhkan penyakit ambeien, keputihan dan bisa digunakan sebagai obat kumur, karena alkaloid di dalam sirih merah inilah yang berfungsi sebagai anti mikroba.

Khasiat daun sirih merah ini digunakan untuk mengurangi keputihan dan menjaga organ kewanitaan, karena salah satu khasiat dari daun sirih merah adalah sebagai antiseptic. Yaitu dengan merebus 7-10 lembar daun sirih merah, lalu menggunakan air rebusan untuk membilas organ kewanitaan. Dan khasiat lainnya seperti obat tradisional untuk mengatasi penyakit seperti kencing manis, kanker, asam urat, hepatitis, kelelahan, maagh, dan masih banyak lagi. Air rebusannya yang mengandung antiseptic digunakan untuk menjaga kesehatan rongga mulut dan menyembuhkan penyakit keputihan serta bau tak sedap.

Bahkan khasiat dari daun sirih merah ini sudah benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat secara turun-temurun oleh masyarakat Yogyakarta. selain itu menurut keyakinan orang Jawa, daun sirih merah ini juga mampu mengobati berbagai jenis penyakit lainnya seperti ambeien, sebagai anti mikroba dan sering juga digunakan sebagai obat kumur untuk membunuh bakteri-bakteri yang ada di dalam mulut kita. Untuk mengkonsumsi daun sirih merah ini sangatlah mudah, dengan merebus daun sirih merah ini dan sisakann airnya sampai satu gelas dan kemudian meminumnya secara rutin. Itulah beberapa manfaat dan khasiat daun sirih merah yang sangat membantu menyembuhkan berbagai penyakit dan baik untuk kesehatan tubuh kita. Meskipun yang diseduh cuma satu lembar daun, namun pahitnya pol tenan dan warnanya menjadi hitam, karena saya juga sudah pernah meminumnya.

Sirih merupakan salah satu jenis daun yang kaya akan khasiat dan manfaat untuk kesehatan tubuh kita. itu dikarenakan zat-zat yang terkandung di dalam sirih ini merupakan beberapa zat yang memang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk menghindari berbagai penyakit. Sejak dulu memang sirih merupakan salah satu tanaman yang memang sering dimanfaatkan untuk mengobati berbagai jenis penyakit.

Selain bersifat antiseptic, sirih merah juga bisa dipakai untuk mengobati penyakit diabetes, dengan meminum air rebusan sirih merah setiap hari akan menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat yang normal. (MM) baca artikel terkait

Manfaat Daun Sirih

Nenek moyang kita sering menjadikan daun sirih sebagai ramuan untuk 'nginang'. Bahannya terdiri dari daun sirih, kapur sirih, pinang, gambir, dan kapulaga. Selain itu daun sirih juga bisa dijadikan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut ini beberapa manfaat daun sirih untuk kesehatan dan pengobatan.

1. Mengobati keputihan
Rebus 7-10 lembar daun sirih dalam 2,5 liter air hingga mendidih. Gunakan air rebusan daun sirih tersebut selagi masih hangat untuk membasuh daerah kemaluan. Lakukan secara berulang-ulang.

2. Mengobati gatal alergi dan biduran
Sediakan 6 lembar daun sirih, 1 potong jahe kuning dan 1,5 sendok makan minyak kayu putih. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama-sama sampai halus. Kemudian ramuan tersebut dioleskan/digosokkan pada bagian badan yang gatal-gatal karena alergi atau biduran.

3. Mengobati diare
Sediakan 4 - 6 lembar daun sirih, 6 biji lada dan 1 sendok makan minyak kelapa. Semua bahan tersebut ditumbuk bersama-sama sampai halus. Gosokkan ramuan tersebut di bagian perut dan biarkan sampai mengering.

4. Mengobati gusi berdarah
Jika anda mengalami pendarahan pada gusi, jangan khawatir, obati saja dengan daun sirih. Caranya, ambil 4 lembar daun sirih kemudian direbus dengan dua gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, air rebusan tersebut digunakan untuk berkumur. Lakukan berulang-ulang hingga sembuh.

5. Mengobati mimisan
Mimisan adalah keluarnya darah dari hidung. Anda bisa mengobatinya menggunakan daun sirih. Ambil satu lembar daun sirih kemudian ditekan-tekan agar agak layu. Gulung dan cocokkan ke dalam hidung untuk menyumbat pendarahan.

6. Mengobati gigi berlubang
Jika anda megalami sakit gigi karena gigi berlubang, segera ambil satu lembar daun sirih dan rebus dengan dua gelas air hingga mendidih. Air rebusan daun sirih tersebut digunakan untuk berkumur. Lakukan erulang-ulang hingga sembuh.

7. Mengobati batuk

Sediakan 4 lembar daun sirih, 3 lembar daun bidara upas dan madu secukupnya. Daun sirih diiris-iris, kemudian direbus bersama daun bidara upas dalam 2 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, tambah madu secukupnya, kemudian ramuan tersebut dibuat untuk berkumur. Usahakan untuk menjangkau daerah kerongkongan.

8. Mengurangi produksi ASI

Produksi ASI yang berlebihan tentu tidak bagus dan mubazir. Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan daun sirih. Caranya mudah, ambil 4 lembar daun sirih dan olesi dengan minyak kelapa. Setelah itu panggang diatas api, jangan sampai hangus terbakar. Dalam keadaan masih hangat, daun sirih tersebut ditempelkan di sekitar payudara.

9. Penyakit jantung

Sediakan 3 lembar daun sirih, 7 pasang biji kemukus, 3 siung bawang merah, dan 1 sendok makan jintan putih. Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus, ditambah 5 sendok air panas, dibiarkan beberapa menit, kemudian diperas dan disaring. Ramuan tersebut diminum 2 kali 1 hari dan dilakukan secara teratur.

10. Penyakit Sfilis

Siapkan 25 - 30 lembar daun sirih bersama tangkainya, 1/4 kg gula aren dan garam dapur secukupnya. Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Ramuan tersebut diminum 3 kali 1 hari secara terus menerus.

11. Bronkhitis

Sediakan 7 lembar daun sirih dan 1 potong gula batu. Daun sirih dirajang, kemudian direbus bersama gula batu dengan air 2 gelas sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, dan disaring. Ramuan tersebut diminum 3 kali sehari 3 sendok makan. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Power

Simbol power berfungsi untuk memfokus energi, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Simbol ini dapat digunakan untuk meditasi sehingga energi yang disalurkan terfokus ke seluruh tubuh secara sempurna. (MM) baca artikel terkait

Simbol Shin-Ki

Secara etimologi Shin–Ki berarti energi bintang. Energi Shin-Ki sebenanrya bukanlah energi bintang, tetapi adalah energi dari cakra-cakra Ilahi yang sangat tinggi tingkatannya seperti bintang-bintang di langit.
Adapun teknik-teknik Shin-Ki bertujuan untuk:
- Membuka Cakra Ilahi yang sedang dilatih.
- Mengembangkan Cakra Ilahi yang sedang dilatih
- Menyatukan Cakra Ilahi dengan Cakra Jantung
- Mengadaptasikan tubuh energi dengan energi dari Cakra Ilahi yang sudah berkembang.
Simbol Shin-Ki  digambarkan di atas cakra mahkota dengan memohon kepada Tuhan untuk membuka cakra ke-8 (delapan) kemudian niatkan agar simbol Shin-Ki turun ke cakra jantung dan bersemayam di cakra  tersebut selamanya. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Prong

Prong adalah simbol yang “Diberikan” untuk menangani ‘Kanker”. Kanker adalah se-sel tubuh yang seharusnya tidak ada,  tidak diperlukan oleh tubuh dan merugikan sel-sel organ tubuh.
Pola energi simbol ini seperti pisau, sehingga bisa memotong sel-sel kanker. Pda waktu anda  menggambar simbol Pronk  maka energi Ilahi yang bersifat umum, diubah karakteristiknya menjadi energi yang berbentuk pisau untuk memotong sel-sel kanker. Dalam proses terapi, simbol ini tidak bekerja sendiri, tetapi harus dikombinasikan dengan simbol Daun Semanggi, Angin Puyuh, Raku, Kawa, Cho-Ku-Rei, She-Hei-Ki dan Hon-Zha-Ze-Sho-Nen. Tetapi yang pertama  digambar adalah Pronk baru diikuti simbol-simbol lain. Simbol ini tidak hanya untuk mengatasi penyakit kanker, tetapi juga untuk bisul dan kista.
Secara filosofi simbol ini memiliki tiga dimensi yang berbentuk bola sempurna, dengan garis singgung sebagai poros yang memiliki dua buah pisau yang akan berputar seperti “blender”. Pisau tersebut mengikis energi kotor dan energi penyakit  dari kanker, dan diisolasi oleh bola, sehingga tidak menjalar. Diyakini Prong juga mengikis kanker secara fisik.
Dalam menggunakan simbol ini sebaiknya anda berpegang pada etika untuk tidak menjanjikan kesembuhan kepada pasien yang anda sedang tangani. Yang anda bisa lakukan setelah terapi adalah terus memonitor perkembangan pasien secara seksama, jika memungkinkan  buat pencataan berkala dimulai sebelum menerima symbol Prong dan selanjutnya setelah menerima simbol Prong.

Cara menggambarkan dan menggunakan Prong:
Buat lingkaran
Buat garis singgung
Buat pisau kanan lalu pisau kiri
Sebut nama simbol 3 kali, hubungkan dengan energi Ilahi, tarik energi Ilahi jadi bola energi.
Masukkan pada bagian tubuh di mana kanker berada.

Simbol Reiki Kawa

Mirip dengan Kanji Jepang, artinya: Sungai. Sesuai dengan namanya, filosofi dari simbol ini adalah  mengalir dari hulu ke hilir sambil mengikis dan  membawa kotoran ke muara.
Garis 1   : Jalur eterik Kiri  ------- Kaki kiri
Garis 2   : jalur eterik Tengah ----- Sushumna
Garis 3   : Jalur eterik Kanan -----    kaki kanan.
Simbol Kawa berfungsi membuang energi negatif, energi kotor, dan energi berpenyakit ke inti bumi, melalui cakra telapak kaki kiri dan kanan, serta cakra dasar. Selain itu, simbol ini berfungsi memperlancar aliran dan arus energi di setiap jalur eterik.
Cara kerjanya adalah seperti kalau sudah anda mandi, tetapi kalau  masih ada sisa kotoran dalam tubuh, anda mengambil sekali lagi air untuk diguyur ditubuh,  sehingga semua kotoran bisa keluar. Jadi dalam proses terapi simbol  ini berfungsi sebagai finishing touch. Jadi dia berfungsi untuk pembersihan-pembersihan terakhir. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Pohon

Simbol pohon berfungsi untuk meratakan aura atau energi di seluruh tubuh anda atau pasien,  mulai bagian atas, bawah, tengah dan samping tubuh. Simbol ini biasanya dipergunakan setelah penyembuhan agar energi pada tubuh pasien merata ke seluruh tubuh. Setelah penyaluran energi menyeluruh, disarankan untuk  mempergunakan  simbol ini dua kali,  yaitu sebuah untuk bagian depan tubuh, dan sebuah lagi untuk bagian belakang tubuh.
Simbol pohon  digambarkan sebagai simbol besar, di mana ujung atas simbol dimulai pada ketinggian kepala dan terakhir di kaki. Tetapi simbol ini tidak untuk dipergunakan untuk menggantikan penyisiran diakhir penyaluran energi untuk merapikan aura.
Simbol ini tidak perlu diarahkan untuk menarik energi Ilahi  untuk membentuk bola energi, karena bentuk pohon itulah yang meratakan energi. Apabila terbentuk bola energi pada simbol ini, energi pasien akan cenderung menumpuk pada bagian tengah tubuh. (MM) baca artikel terakhir

Simbol Kundalini

Dengan  menggambarkan simbol Kundalini, anda langsung memperoleh beberapa manfaat.
Fungsi Kundalini:
- Membuka lebih banyak gulungan Kundalini  dan menarik energi Kundalini  ke Sushumna
- Membersihkan jalur utama Sushumna
- Membersihkan seluruh cakra utama
- Menghubungkan energi dan seluruh cakra utama
- Membantu dalam meditasi untuk penyeimbangan dan penerimaan.
Simbol ini tidak dapat digunakan untuk bagian tubuh tertentu saja tetapi untuk seluruh tubuh, tetapi pada tulang belakang (Sushumna). Apabila digunakan untuk diri sendiri simbol ini dapat digambarkan pada bagian depan tubuh. Simbol ini tidak digunakan untuk penyembuhan karena bukan untuk penyembuhan, tetapi untuk pembersihan.
Simbol ini biasa digambar dengan  bantuan kedua telapak tangan untuk memberikan energi yang lebih banyak. Salah satu tangan menggambar tangkai atas simbol Kundalini  yang horizontal tepat pada ketinggian Cakra Mahkota di puncak kepala, tangan yang satunya mengarah ke tangan yang sedang menggambar. Pengarahan tangan yang satunya lagi akan  membuat energi keluar dari kedua tangan. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Raku

Simbol ini tidak digunakan untuk penyembuhan biasa. Simbol ini berfungsi untuk memberikan grounding (menghubungkan ke bumi) kepada seseorang. Selain itu juga merapikan jalur utama  yang terdapat pada sushumna.
Simbol Raku berfungsi untuk menarik energi negatif keluar dari diri anda sebagai praktisi atau pasien, lalu dibuang ke inti bumi. Kalau diniatkan Raku menjadi sebuah energi seperti energi halilintar atau enegi kilat yang berfungsi untuk membakar energi-energi negatif, misalnya  membakar roh-roh jahat dengan cara mengakses energi halilintar. Simbol ini bisa digunakan untuk membakar virus, misalnya, sel-sel kanker.
Raku juga merupakan sebuah simbol besar yang digambar untuk seluruh tubuh. Bagian atas  dari simbil Raku biasanya digambar pada ketinggian kepala, kemudian kedua lekukannya ditarik sepanjang tubuh dan diakhiri dengan menarik bagian bawah ke bumi.
Bagian bawah simbol ini harus selalu mengarah ke bumi. Jadi, kalau pasien anda sedang berbaring, simbol Raku akan digambar  dengan membentuk sudut karena setelah melawati  kaki pasien, anda akan menarik simbol Raku ke bumi. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Angin Puyuh

Simbol Angin Puyuh sangat bermanfaat untuk menarik energi negatif dari bagian luar dan dalam tubuh pasien dan mengeluarkannya.Simbol Angin Puyuh dapat dipergunakan sendirian maupun secara bersama dengan Daun Semanggi. Bagian atas Angin Puyu digambarkan sedikit ke atas ketinggian kepala pasien apabila duduk atau berdiri, sedangkan apabila pasien berbaring  bagian atas Angin Puyuh  dapat digambarkan sekitar 1 meter di atas tubuh pasien. Gambarkan symbol agak besar dengan garis tengah sekitar 50-80 cm. Lingkaran-lingkaran harus dibuat dengan rapih dan semakin  lama semakin mengecil untuk memperkuat daya  tarik, bagian paling bawah dari simbol berakhir di sekitar bagian tubuh pasien yang ingin ditarik kotorannya.
Untuk menambah daya kerja simbol Angin Puyuh, setelah bagian bawahnya ditunjukkan ke arah mana energi negatif ditarik, sebaiknya ditarik garis lurus  ke arah atas untuk mengarahkan  penarikan energi negatif ke arah atas  lebih cepat lagi. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Daun Semanggi

Manfaat simbol Daun Semanggi adalah untuk memecahkan tumpukan energi negative di dalam tubuh seseorang dengan menggambarkan symbol ini pada bagia tubuh yang kotor. Simbol ini mempunyai karakteristik seperti palu yang menghancurkan energi-energi negatif atau penyakit fisik. Dia bekerja seperti bor yang membersihkan tubuh ke segala arah. Jadi simbol ini akan memecahkan tumpukan/timbunan energi kotor, dan mendorong sebagian dari energi negatif keluar tubuh. Sebagian lagi energi negatif yang masih  berada dalam tubuh pun telah dipecahkan sehingga tidak terlalu padat dan lebih mudah untuk dibersihkan.
Untuk memperoleh hasil yang terbaik simbol Daun Semanggi biasanya digunakan bersama-sama dengan simbol Angin Puyuh yang akan menarik kotoran-kotoran yang berada di dalam  maupun di luar tubuh dan mengeluarkan dari aura pasien. Kedua simbol ini diperkuat dengan simbol Cho-Ku-Rei dan dipergunakan secara berulang-ulang.
Setelah Daun Semanggi dan Angin Puyuh digunakan secara kombinasi, biasanya tetapi dipergunakan simbol  She-Hei-Ki dan simbol Cho-Ku-Rei untuk pembersihan lebih menyeluruh.
Dalam fungsinya simbol Daun Semanggi berbeda berbeda dengan simbol She-Hei-Ki. Simbol She-Hei-Ki lebih banyak bekerja dengan menyapu/menyemprot, sedangkan simbol Dau Semanggi mengikis. Jadi, simbol Daun Semanggi   dapat dipergunakan untuk masalah yang berat dan menahun.
Kasus-kasus  yang dibisa disembuhkan dengan Daun Semanggi dan Angin Puyuh, misalnya kembung, bisul, kanker, tumor, tidak bisa buang air besar, tidak bisa buang kentut. Ini dibongkor dengan Daun Semanggi kemudian diikuti dengan Angin Puyuh. Yang harus dibongkar adalah hambatan-hambatan negatif. Setelah dibongkar baru digunakan pola energi Cho-Ku-Rei dan She-Hei-Ki. (MM) baca artikel terkait

Materialisasi Simbol Reiki

Simbol-simbol dalam Reiki, tidak hanya berfungsi mempercepat proses penyembuhan, tetapi simbol itu dapat digunakan untuk membuat harapan anda agar memperoleh sesuatu dalam bidang materi menjadi kenyataan, maka disebut materialisasi simbol. Lalu bagaimana cara kerja pola energi berbentuk simbol itu mewujudnyatakan cita-cita anda. Hal ini bisa dijelaskan lewat ilustrasi berikut ini. Katakanlah pada tahun depan anda ingin mempunyai mobil. Tetapi itu bukan sekedar impian anda. Anda bertekat agar harapan itu betul-betul terjadi, jadi bukan sebuah impian kosong. Lalu apa yang anda lakukan dengan pola energi dalam bentuk simbol.
Proses pertama yang harus anda sadari bahwa  secara prinsip semua rejeki yang anda peroleh dalam kehidupan ini berasal dari Tuhan atau berkat Kemurahan Tuhan. Tetapi sebagai seorang praktisi Reiki anda sesungguhnya sudah mempunyai hubungan dengan Tuhan yang dapat diakses lewat jalur antakarana atau jalur energi anda. Tentu ukuran jalur antakarana masing-masing orang tidak sama, ada yang hanya selebar 2 cm, 3 cm hingga 5 cm, selebar kepala atau selebar tubuh, tetapi ada yang selebar sungai (misalnya 400 hingga 900 meter). Tetapi anda tidak usah berkecil hati dengan ukuran lebar jalur antakarana anda. Besar kecilnya jalur energi tidak akan membatasi niat anda untuk mendapatkan mobil yang anda inginkan. Lantaran energi Ilahi bersifat cerdas.
Sekarang lewat jalur antakarana anda mempunyai akses langsung untuk berhubungan dengan Tuhan yang memiliki kekayaan  atau kelimpahan yang tidak terbatas. Selanjutnya anda tinggal memvisualisasikan atau mematerialisasikan supaya permintaan untuk mendapat mobil tahun depan terfokus. Pada tahap berikutnya anda  menggambarkan simbol Cho-Ku-Rei di depan dada, tepatnya di depan cakra jantung. Setelah terbentuk bola energi berwarna emas, lalu anda niatkan agar mobil yang anda cita-citakan, bila perlu lengkap dengan merek, warna dan jenisnya,  berada dalam bola enegi Cho-Ku-Rei. Selanjutnya anda bangunkan niat agar bola energi Cho-Ku-Rei - yang menggendong mobil yang anda cita-citakan tadi - untuk segera mengorbit di alam semesta. Selanjutnya anda lemparkan bola energi Cho-Ku-Rei itu ke udara. Bola energi itu kemudian mencari sumber energi (sumber pendapatan) supaya anda bisa mendapatkan kemungkinan untuk membeli mobil. Bola energi akan mencari di alam semesta. Itu terjadi karena alam semesta ini adalah sebuah Kebijaksaan Ilahi. Jadi mengetahui tempatnya di mana mobil itu adalah Tuhan sendiri. Tetapi begitu anda fokuskan doa dan harapan dalam  bentuk visualisasi, berarti anda membuat sebuah harapan menjadi sesuatu yang nyata. Karena itu disebut materialisasi.
Tetapi perlu diingat akan prinsip dasar bahwa semua rejeki kita datang dari Tuhan. Hanya Tuhan sendiri yang mengetahui  hari ini dan besok. Yang anda bisa lakukan adalah  memfokuskan harapan dengan mematerialisasikan harapan itu dalam bentuk bola enegi Cho-Ku-Rei. Selanjutnya bola energi itu yang mengorbit untuk menemukan peluang atau kesempatan untuk anda agar mendapatkan mobil yang dicita-citakan itu.
Anda bisa merumuskan sendiri kalimat afirmasinya  sesuai dengan isi atau ujud permintaan anda. Anda bisa mengulangi afirmasi itu tiap hari atau bisa juga berapa kali dalam sehari, karena tidak ada ketentuan yang membatasi anda. Setelah anda meletakkan niat dalam bola energi tadi, tentu anda tidak boleh tinggal diam menunggu berkat  jatuh dari langit. Anda harus  tetap berusaha mencari sumber pendapatan. Tetapi pencarian anda kali ini  tidak bias, namun pencarian itu lebih terfokus karena anda dibimbing oleh Kebijaksanaan Ilahi. 
Tentu anda tidak hanya menghendaki mobil saja, tetapi juga anda ingin mempunyai rumah tinggal. Tetapi tidak boleh dibuat dalam satu program energi. Kalau anda berharap memiliki rumah maka harus membuat program lain, namun selalu dihubungkan dengan jenis bola energi Cho-Ku-Rei berwarna emas. Karena emas adalah lambang kelimpahan.
Lalu bagaimana energi itu bekerja di alam semesta  sehingga bisa menemukan  mobil yang anda inginkan. Prinsip umum yang berlaku dalam alam semesta bahwa di mana ada energi permintaan maka pasti ada energi penawaran, begitu pun sebaliknya. Karena itu kalau anda memproduksi sesuatu maka itu disebut energi penawaran atau suplai, sementara kalau mencari sesuatu maka yang terbentuk adalah energi permintaan. Nah, begitu anda membuat bola energi, maka dialah yang akan mempertemukan kedua energi, yaitu energi penawaran dan permintaan.
Materialisasi simbol tidak hanya untuk kepentingan benda-benda materi, tetapi juga bisa untuk memindahkan hujan. Misalnya, begitu anda jalan ke depan  anda lihat  mendung dan tidak lama lagi pasti hujan. Karena anda ingin perjalanan tidak terganggu oleh hujan, maka anda langsung membuat bola energi  Cho-Ku-Rei dengan niat memindahkan awan ke selatan atau ke utara dari jalan yang  akan anda lewati, sehingga anda tidak akan kehujanan. (MM) baca artikel terkait

Manfaat Simbol Reiki Hon-Zha-Ze-Sho-Nen

Manfaat simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen adalah:
1. Membuka pintu, waktu dan ruang agar keduanya tidak menghalangi dan membatasi pengiriman Reiki.
2. Disamping sebagai sarana/jembatan penghubunga penyembuhan jarak jauh, juga dipergunakan untuk penyembuhan ke masa lampau, kini dan yang akan datang.
3. Untuk mengontak secara batin orang atau situasi.
4. Untuk mencapai proses penyembuhan yang holistik simbol ini harus digunakan secara kombinasi dengan Cho-Ku-Rei dan Sei-Hei-Ki.
5. Untuk penyembuhan jarak jauh, simbol ini merupakan simbol yang dipergunakan  pertama kali.
6. Memberikan kedamaian dan pencerahan. (MM) baca artikel terkait

Penggunaan Simbol Reiki Hon-Zha-Ze-Sho-Nen

Penggunaan simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen selalu dikombinasikan dengan dua symbol lainnya, seperti She-Hei-Ki maupun Cho-Ku-Rei. Jarak waktu menggambarkan antara satu simbol dengan simbol lain hanya berlangsung dalam  beberapa detik saja. Kenapa harus dikombinasikan? Karena semua penyakit yang dialami manusia itu disebabkan oleh beragam kasus. Karena itu, dalam proses terapi tidak bisa hanya menggunakan satu simbol saja. Dengan mengkombinasikan ketiganya maka penyembuhan yang terjadi bersifat holistik dan permanen. Kalau dalam tubuh fisik anda yang dominant adalah penyakit fisik, maka yang bekerja lebih dominan adalah pola energi Cho-Ku-Rei, kalau penyakit disebabkan oleh luka-luka batin atau karma-karma, maka yang lebih banyak bekerja adalah simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen. Sementara kalau energi negatif karena dikirim oleh orang lain atau karena tekanan hidup,  maka yang lebih dominan bekerja adalah simbol She-Hei-Ki. Tetapi dalam sistem kerjanya, meskipun hanya satu simbol yang dominan bekerja, kedua simbol yang lain juga tetap berfungsi. Kombinasi ketiganya juga diperlukan, karena penyakit berkaitan, misalnya pada awalnya seorang pasien  mengalami sakit non-fisik, namun karena tidak segera diatasi dan dibiarkan dalam tempo yang lama, maka sakit non-fisik lama kelamaan merusak fisik sehingga terjadi gangguan atau sakit pada tubuh fisik.
Sementara penyakit-penyakit masa lalu adalah utang yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Misalnya, nenek moyang kita suka membunuh orang, maka dampaknya adalah keturunan  banyak mati tidak wajar, misalnya ada yang mati ditabrak atau dibunuh orang. Setelah ditelusuri, ternyata nenek moyang kita, misalnya,  melakukan hal-hal yang tidak pantas  di masyarakat di masa lalu, tetapi tidak pernah diadakan pemulihan. Nah, ini disebut karma. Sebetulnya tidak masalah berat yang dihadapi keturunan-keturunannya, tetapi selalu saja ada hal yang menghantui dan mengganggu kehidupan mereka. Dengan menggambarkan pola energi Hon-Zha-Ze-Sho-Nen, maka seketika gelombang energi Ilahi dikirim ke masa lalu untuk memutuskan mata rantai dengan menyembuhkan karma-karma perbuatan.   
Selain mengatasi masa lalu, simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen   juga digunakan untuk penyembuhan jarak jauh,  namun pemanfaatannya harus dikombinasikan dengan She-Hei-Ki dan Cho-Ku-Rei. Saat Hon-Zha-Ze-Sho-Nen digambarkan maka akan terbentuk sebuah lorong yang panjang. Ketika pola energi sudah berbentuk lorong yang panjang, maka batas antara anda sebagai praktisi dengan pasien sudah tidak ada lagi. Anda sudah berhubungan langsung dengan si pasien tadi melalui pola energi Hon-Zha-Ze-Sho-Nen.  Jadi sekarang anda berhadapan langsung dengan pasien dari muka ke muka (tentu saja dalam visualisasi). Maka selanjutnya anda langsung  menggunakan pola energi She-Hei-Ki dan Cho-Ku-Rei. Itu konsep kerjanya. Dengan simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen, maka jarak anda dengan pasien sudah  menjadi nol. Sekarang anda tinggal membayangkan saja, kalau penyakit fisik maka digunakan Cho-Ku-Rei, selanjutnya kalau bersifat non-fisik maka gunakan simbol She-Hei-Ki.
Dalam pengiriman energi jarak jauh, tentu muncul pertanyaan bagaimana bisa memastikan dan menjamin bahwa energi yang dikirim itu sampai ke sasaran atau bisa menyembuhkan pasien. Menurut kami, ini adalah pertanyaan yang wajar dan sah-sah saja. Pertanyaan ini juga bukan hanya datang dari kalangan awam tetapi juga dari para praktisi yang baru belajar Reiki.  Energi memang bukan sesuatu yang bisa dilihat dengan mata biasa, namun bisa dirasakan oleh semua orang, dan bahkan bisa diukur.
Untuk menjawab pertanyaan tadi, maka di Kasih Agung Reiki kami melakukan serangkain uji coba untuk memastikan apakah pengirim energi dengan menggunakan pola energi  Hon-Zha-Ze-Sho-Nen sampai ke sasaran atau tidak. Kami mengukurnya dengan alat dosing yang berbentuk Tangkai L. Pengukuran itu perlu dilakukan karena terjadinya sebuah proses penyembuhan bukan hanya soal percaya saja, tetapi harus diukur sehingga bisa dipertanggungjawabkan bahwa penyembuhan itu memang terjadi karena proses penyaluran  gelombang energi Ilahi yang diakses melalui pola  energi  Hon-Zha-Ze-Sho-Nen.
Uji coba sederhana yang sering dilaksanakan di Kasih Agung Reiki dilakukan dengan cara memberikan energi ke atas air putih dalam sebuah gelas. Dari kantor sekaligus tempat tinggal kami di Kampung Sawah, Bekasi, kami meminta para praktisi tingkat dua hingga tingkat master di daerah mengirim energi ke atas air dalam gelas tadi dengan menggunakan pola  energi  Hon-Zha-Ze-Sho-Nen selama satu menit. Sedangkan  praktisi tingkat satu belum diminta karena belum mempunyai wewenang menggunakan simbol   Hon-Zha-Ze-Sho-Nen. Setelah pengiriman dilakukan, maka selanjutnya kami mengukurnya dengan disaksikan oleh para praktisi lain dengan menggunakan alat dosing berbentuk Tangkai L. Tangkai L akan memberi tanda bahwa energi berhasil terkirim. Energi yang dilepaskan oleh air itu berbentuk getaran gelombang energi elektromagnetik (energi Ki atau energi kehidupan) dan getaran itulah yang berhasil ditangkap oleh Tangkai L itu (alat dosing). Air yang sudah disalurkan dengan energi berubah sifatnya, yaitu dari air  yang bersifat pentagonal menjadi air heksagonal yang berfungsi  membunuh racun dan sel kanker dalam tubuh fisik.
Dari uji coba sederhana itu kita bisa melihat bahwa energi yang dikirim sampai ke sasaran atau ke tubuh pasien yang sakit melalui pola energi berbentuk simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, sehingga tidak perlu diverifikasi lagi. Harus disadari bahwa tanpa uji coba, kita tidak bisa tahu apakah pengiriman energi sampai atau tidak. Tetapi dengan Hon-Zha-Ze-Sho-Nen semua keraguan tadi bisa teratasi.
Pola pengiriman energi dalam kehidupan kita sehari-hari sebenarnya tidak hanya menyangkut energi positif saja, tetapi  energi negatif dalam bentuk serangan dimensi-dimenesi energi  negatif atau roh jahat.  Pengiriman energi negatif itu sampai ke tubuh korban berbentuk serangan yang bersifat spiritual, jadi tidak diserang dalam jarak dekat tetapi jarak jauh. Dalam  kosa kata kita sehari-hari dikenal dengan sebutan santet, telung, atau sebutan  lainnnya. Kenapa santet atau telung disebut dimensi energi negatif, karena  dimensi energi itu berbentuk pola tertentu yang selalu merugikan orang yang menjadi korban. Media  santet atau telung biasanya dalam bentuk siluman binatang, seperti siluman harimau, kucing, monyet, ular dan hewan lainnya. Energi negatif kemudian disebut dengan dimensi ular atau dimensi monyet. Dimensi negatif itu selalu merugikan korban. Ketika dimensi negatif itu bertemu dengan calon korban, maka seketika gelombang energi elektromagnetik atau energi kehidupan (positif) dalam tubuh si korban langsung berkurang atau bahkan menghilang karena diserap habis oleh dimensi negatif itu. Akibatnya si korban mengalami sakit secara fisik, tetapi begitu diperiksa di rumah sakit tidak ditemukan jenis penyakitnya. Dalam metode penyembuhan Reiki sakit model ini bisa diatasi dengan menggunakan simbol She-Hei-Ki. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Hon-Zha-Ze-Sho-Nen

Hon     : arus, pusat, asal, inti
Sha      : orang, benda, energi
Ze        : benar
Sho      : mekar sepenuhnya, dalam penerangan
Nen      : ide, perasaan, indra
Simbol Hon-Zha-Ze-Sho-Nen secara umum adalah  berfungsi untuk menyembuhkan penyakit-penyakit karma atau penyakit-penyakit keturunan. Simbol ini juga sebagai jembatan yang menghubungi antara seorang praktisi dengan pasien pada penyembuhan jarak jauh.  Agar penyembuhan jarak jauh terjadi pada pasien, maka diberi kepada pasien dengan interval tertentu, misalnya tiga kali sehari sesuai dengan kebutuhan pasien. Instruksi ini  harus diulangi kembali pada hari berikutnya.
Dalam bahasa Jepang  Hon-Zha-Ze-Sho-Nen berarti tidak ada masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang, yang melampau ruang dan waktu. Dengan menggambarkan Hon-Zha-Ze-Sho-Nen pada tubuh pasien saat melakukan terapi, maka pola energi yang mengalir keluar lewat kedua telapak tangan, yang sebelumnya  bersifat umum diubah karakteristiknya untuk menyembuhkan problem-problem masa lalu dari si pasien. (MM) baca artikel terkait

Kegunaan Simbol Reiki Sei Hei Ki

Kegunaan simbol She-Hei-Ki, antara lain:
Melindungi satu ruangan dari hal-hal negatif atau makhluk halus.
Mengembalikan keseimbangan mental dan emosi.
Menyembuhkan sakit kepala
Dengan menggambarkan Sei-Hei-Ki pada diri/orang lain berarti membayangkan diri/orang lain berada dalam simbol  Sei-Hei- Ki.
Menghilangkan energi negatif dan membersihkan kristal dan ruangan.
Menyembuhkan kasus-kasus ketergantungan, seperti kecanduan obat-obatan atau narkoba.
Membantu dan meningkatkan daya ingat.
Menyembuhkan dan menenangkan  kita sesudah terlibat dalam argumentasi atau perdebatan-perdebatan seru.
Menyeimbangkan fungsi belahan otak kiri dan otak kanan.
Menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh masalah mental, emosional, perasaan negatif serta ketidakseimbangan psikologis.
Menyeimbangkan energi tubuh dengan jalan menyeimbangkan fungsi cakra mahkota, ajna, tenggorok, jantung untuk mencapai suatu keselarasan, mental, emosional, dan spiritual.
Dapat digunakan untuk menghilangkan amarah atau emosi negatif.
Merasakan rasa rukun dan damai.
Menghilangkan program negatif dari satu kristal, atau batu mulia.
Menghilangkan ketergantungan negatif. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Sei Hei Ki

Sei  : perluasan kesadaran
Hei  : dasar/landasan
Ki    : energi vital
Simbol ini membawa  atau menimbulkan  kesucian (menyucikan/membersihkan) pada  susunan energi tubuh manusia dan menyelaraskan fungsi-fungsi cakra atas. Simbol Sei-Hei-Ki biasanya digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan emosi, amarah, frustasi,  kekhawatiran, kesedihan dan kesunyian hati. Dapat juga digunakan untuk perlindungan  atau pemagaran, menghilangkan energi negatif, mengusir  makhluk halus, melindungi diri dari serangan eteris  atau hal-hal negatif, dan  juga digunakan untuk membesihkan cakra-cakra.
Sifat umum Sei-Hei-Ki adalah perluasan landasan cakra, yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan sampai batas tertentu mencapai tingkat kesadaran penuh. Dalam kehidupan keseharian anda tingkat  kesadaran penuh ini bisa terganggu, karena anda sering diserang oleh gangguan pikiran negatif anda. Kalau gangguan pikiran negatif terus menghantui pikiran anda, maka sampai pada taraf tertentu akan menurun daya ingat anda sehingga mengakibatkan tingkat kecerdasan anda berkurang. Tetapi dengan menggunakan simbol Sei-Hei-Ki hambatan-hambatan itu bisa dibersihkan. Jadi fungsinya Sei-Hei-Ki di sini membersihkan pol a-pola energi negatif. Sehingga orang sampai kepada pemahaman yang jernih dan murni.
Simbol Sei-Hei-Ki harus  digambar diatas bagian tubuh yang sakit, kurang lebih  5-10 cm di atasnya. Tetapi dalam melakukan terapi, terutama pada bagian tubuh yang sakit,  Sei-Hei-Ki selalu digunakan bersama dengan simbol   Cho-Ku-Rei. Ini memang terkait dengan pola pemahaman bahwa penyakit fisik itu tidak hanya disebabkan oleh gangguan pada tubuh fisik, tetapi juga disebabkan oleh gangguan energi negatif. Maka dalam melakukan terapi anda harus lebih dulu menggambar simbol Sei-Hei-Ki untuk membongkar atau membersihkan energi-energi negatif dari dalam bagian tubuh yang sakit itu. Jadi dengan Sei-Hei-Ki gangguan non-fisik bisa diatasi.
Selanjutnya anda menggambarkan Cho-Ku-Rei untuk mengatasi gangguan fisik.  Dengan menggunakan pola energi   Cho-Ku-Rei, maka gelombang energi Ilahi itu diperkuat secara karakteristik untuk menyembuhkan penyakit fisik. Tetapi tanpa menggunakan simbol itu penyakit fisik tetap mengalami kesembuhan, karena eneregi Ilahi bersifat cerdas.
Hal penting yang harus anda ingat bahwa dalam  menggambarkan sebuah pola energi dalam wujud simbol, selalu mengikuti sebuah pola gerakan. Gerakan-gerakan itu bukan sembarang gerakan karena mengikuti sebuah pola tertentu. Belakangan gerakan itu disadari oleh Reiki Master - setelah melakukan pendalaman dengan berbagai uji coba selama bertahun-tahun – sesungguhnya merupakan aplikasi dari gerakan-gerakan Yoga. Tujuan dari gerakan-gerakan Yoga adalah mengaktifkan cakra-cakra. Itu berarti dalam menggambar simbol, maka yang terjadi sesungguhnya anda sedang membentuk sebuah gerakan, yaitu gerakan gelombang energi. Begitu gerakan energi dibuat, misalnya dalam bentuk simbol She-he-Ki, maka pola energi yang dikarakteristikkan dalam rupa She-he-Ki seketika bergerak membersihkan atau membongkar energi-energi negatif.
Bagaimana siymbol-simbol dihubungkan dalam kaitan dengan cakra-cakra. Secara prinsip, kalau anda sering menggambarkan sebuah simbol, misalnya  She-he-Ki atau simbol lainnya, di atas cakra, maka bisa mempercepat proses aktifnya cakra tersebut dan menjadi bersih. Energi negatif disapu keluar dari cakra itu. Kalau anda mempunyai banyak  masalah emosi negatif, dianjurkan untuk menggambarkan simbol She-he-Ki di Cakra Ajna saat melakukan terapi.  
Dengan  menggambarkan simbol, misalnya She-he-Ki, maka simbol itu  mengkarakteristik pola energi, yaitu membuat energi yang bersifat umum menjadi khusus. Tetapi pola energi baru terbentuk kalau jalur energi atau jalur  antakarana cukup lebar. Kalau jalur energinya hanya selebar kelapa, seperti hasil attunement pada tradisi pada umumnya, pola itu tidak akan terbentuk. Kalau pun terbentuk polanya sangat kecil.
Sebuah simbol kalau digambarkan pada tempat yang sakit, maka akan membentuk pola tertentu. Kalau anda  menggambarkan She-He-Ki maka simbol ini akan membentuk bola energi seperti She-He-Ki dengan fungsi membersihkan kotoron non-fisik atau energi-energi negatif. (MM) baca artikel terkait

Manfaat Simbol Reiki Chokurei

Manfaat simbol Cho-Ku-Rei sebagai berikut:
1. Untuk memusatkan (memfokuskan) energi di sekeliling lokasi yang mengandung energi negatif atau berpenyakit yang mengakibatkan buyarnya/hilangnya kelainan pada lokasi tersebut.
2. Meningkatkan energi yang disalurkan.
3. Pengaktifan energi yang cepat.
4. Dengan menggambarkan simbol Cho-Ku-Rei di atas cakra, maka cakra tersebut akan menjadi lebih bersih, aktif, dan berkembang.
5. Penggunaan Cho-Ku-Rei yang berulang-ulang dapat meningkatkan energi yang disalurkan.
6. Membersihkan suatu ruangan dengan mengirimkan ke-4 penjuru (ke semua dinding) lantai, dan langit-langit.
7. Sebagai saranana untuk mengirimkan niat baik.
8. Sebelum melakukan terapi gambargarkan Cho-ku-rei pada kedua tangan kita masing-masing. Setelah terapi selesai gambarnkan symbol tersebut pada tubuh pasien untuk mengunci  energi Reiki.
9. Untuk membersihkan makanan dan  air minum dari energi negatif dengan menggambarkan Cho-Ku-Rei diatasnya.
10. Untuk memprogramkan kristal dan batu mulia, gambarkan Cho-Ku-Rei di atasnya.
11. Meningkatkan khasiat dan menurunkan efek samping dari obat-obatan medis.
12. Sebagai pembangkit dan pengunci energi Reiki dalam sesei  terapi.
13. Bila digambarkan di  pintu dan jendela, akan membersihkan siapa saja yang melewatinya dari energi negatif.
14. Membantu seseorang dalam menghadapi proses sekarat.
15. Membuka jalan masuknya serta mengunci energi Reiki.
16. Sebagai pembimbing antara kesadaran  pribadi tinggi (Higher Self) degan kita
17. Dengan niat untuk  melindungi suatu lokasi besar yang jauh, dibersihkan atau dipagari dari energi-energi negatif. Dengan membayangkan (visualisasikan) sebuah payung besar menutupi lokasi tertentu atau sebagai hujan Cho-Ku-Rei di atasnya. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki Chokurei

Cho  : kekuatan positif (Yang) dari alam semesta
Ku    : energi alam semesta turun ke bumi,  tiang tinggi, menembus untuk menyatu
Rei   : bumi kekuatan negatif (Yin) dari alam semesta.
Simbol Cho-Ku-Rei  berkaitan dengan penyembuhan yang bersifat fisik. Dalam pengembangannya para master menggunakan simbol ini untuk banyak fungsi. Karena simbol ini membentuk pola energi yang bersifat khusus, maka bisa digunakan untuk membersihkan tempat-tempat tertentu, menguatkan manfaat dari suatu benda, misalnya obat-obatan, memberikan energi kepada air, dan membuat perlindungan.
Fungsi Cho-Ku-Rei bagaikan tombol  lampu yang berguna untuk meningkatkan energi. Misalnya, anda memiliki lampu pijar dengan kekuatan 50 watt, maka dengan menggunakan Cho-Ku-Rei dayanya meningkat menjadi 500 watt. Dengan ilustrasi mau menjelaskan bahwa ketika anda melakukan terapi ke bagian tubuh pasien yang sakit, tanpa menggunakan simbol ini energi Ilahi yang mengalir lewat kedua telapak tangan biasa saja alias standar. Tetapi begitu anda menggunakan Cho-Ku-Rei, maka energi yang mengalir ke organ tubuh yang sakit sanga deras. Selain itu, energi itu juga hanya berpusat ke bagian tubuh fisik yang sakit.
Perlu dicatat dalam menggunakan simbol ini atau juga simbol-simbol lain nanti sangat ditekankan penyertaan niat dan tujuan menggunakan simbol dalam hati. Misalnya, bila anda menggunakan simbol Cho-Ku-Rei dengan niat untuk meningkatkan energi, maka yang terjadi adalah peningkatan energi.
Simbol  Cho-Ku-Rei dapat juga digunakan untuk membersihkan tempat-tempat tertentu, menguatkan manfaat dari suatu benda, misalnya obat-obatan, memberikan energi kepada air, dan  membuat perlindungan.
Sehubungan dengan membuat perlindungan, maka pertanyaannya adalah bagaimana sistem kerja Cho-Ku-Rei sehingga membuat sebuah benda selalu aman dalam perlindungan. Misalnya, setiap hari anda pergi ke  tempat kerja dengan menggunakan sepeda motor. Kecelakaan motor bisa terjadi setiap saat dan kapan saja, anda tidak bisa menduga kapan bahaya itu datang, karena anda mungkin bukan seorang ahli nujum atau tukang ramal. Yang anda lakukan adalah selalu berhati-hati dan berharap agar tidak terjadi kecelakaan demi masa depan anda, keluarga, dan mungkin anak-anak anda. Untuk menghindari kecelakaan bakal terjadi, anda bisa menggambarkan simbol Cho-Ku-Rei di atas tempat duduk atau di depan motor, terserah anda memilih mana yang paling baik. Semakin besar pola energi yang digambarkan maka bola energinya juga semakin besar. Lalu baigamana prinsip kerjanya? Saat pola energi  Cho-Ku-Rei digambarkan di atas motor, maka pada saat itu juga motor tersebut  berada dalam bola energi, termasuk juga anda yang nanti mengendarai motor itu. Nah, pada saat motor dan anda berada dalam bola energi selama berkendara, maka anda secara otomatis terlindung dari bahaya yang bersifat tidak kelihatan, baik di depan motor anda  maupun hal-hal yang akan terjadi pada beberapa saat kemudian. Itu terjadi karena getaran gelombang energi  berjalan jauh lebih cepat dari benda fisiknya.
Pada saat anda  berkendara bola energi dalam bentuk gelombang energi elektromagnetik menjangkau jauh ke depan. Signalnya ke depan bisa mencapai 25 meter. Kalau nanti ada sesuatu yang negatif di bagian depan yang akan menghambat perjalanan anda ke depan, maka bisa diatasi dengan getaran gelombang energi tadi. Secara prinsip semua kecelakaan terjadi di jalan, karena orang mengalami ketidaksadaran sesaat, baik yang menabrak  maupun yang ditabrak. Penyebab kecelakatan di  jalan umumnya bukan oleh orang yang ditabrak melainkan orang yang menabrak. Pada saat anda menabrak sesuatu, justru terjadi saat anda ngelamun atau tertidur sejenak, sehingga anda lupa mengerem, akibatnya tabrakan tidak bisa dihindari. Pada medan energi  di mana anda mendapatkan signal positif dari bola energi anda akan terus tersadar, sehingga anda selalu berada dalam keadaan fokus. Tetapi signal positif dari bola energi itu bukan hanya menyadarkan anda, tetapi  juga membuat orang yang berada di depan maupun di belakang anda terus tersadar. Dengan demikian kecelakaaan terhindar.
Lalu bagaimana sistem kerja pola energi  Cho-Ku-Rei pada bagian tubuh  pasien yang sakit. Pada saat anda  mengambar Cho-Ku-Rei mulai dari lingkaran besar dan semakin kecil, maka gambar Cho-Ku-Rei  yang kecil akan akan menghimpun energi Ilahi menjadi sebuah bola energi  yang sifat kecil tetapi padat. Yang kecil dan padat ini   menghimpun energi Ilahi dalam jumlah tertentu, dan jumlah tertentu inilah yang anda salurkan kepada bagian yang sakit. Bisa gambar di tangan atau di atas tempat yang sakit, maka pada bagian yang sakit itu mendapat energi yang lebih banyak, tetapi terfokus. Jadi, simbol ini lebih fokus dalam mengkarakteristik, yaitu merubah energi yang bersifat umum menjadi bersifat khusus. (MM) baca artikel terkait

Simbol Reiki

Simbol-simbol Reiki adalah kode atau lambang yang digunakan oleh seorang praktisi untuk mengkateristik atau memberikan spesifikasi energi yang bersifat umum menjadi bersifat khusus sesuai dengan jenis energi yang dipergunakan. Tetapi kalau kita membahas lebih jauh mengenai asul-usul simbol dalam Reiki, mau tidak mau kita kembali kepada pengalaman Dokter Mikao Usui. Saat mengalami peristiwa Satori  dia melihat pola-pola energi dalam bentuk simbol,  yaitu  Cho-Ku-Rei, She-Hei-Ki dan Hon-Zha-Ze-Sho-Nen. Ketiga simbol ini disebut sebagai simbol utama dalam Reiki.
Pertanyaannya adalah apa tujuan utama simbol-simbol itu dan bagaimana karakteristik masing-masing simbol?  Dalam Reiki simbol dipahami sebagai alat bantu saja. Dalam konteks sebagai alat bantu tujuan penggunaan simbol dalam melakukan terapi, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, semata-mata untuk mempercepat proses penyembuhan. Itu berarti tanpa menggunakan simbol energi Ilahi tetap mengalir ke bagian organ tubuh yang sakit, sehingga proses penyembuhan tetap berlangsung.
Simbol itu dapat diilustrasikan sebagai sejumlah peralatan yang digunakan dalam membajak sawah. Kalau anda menggarap sawah, maka anda harus punya pacul, alat bajak, dan kerbau atau sapi untuk menarik bajak. Semua alat bantu ini berfungsi untuk mempercepat proses pengerjaan sawah tersebut. Tetapi tujuan akhir dari pengerjaan itu supaya bisa ditanami padi dan hasilnya bisa digunakan untuk berbagai  keperluan. Jadi, baik pacul, alat bajak, maupun kerbau,  bukanlah “alat mistik”  yang bekerja sendiri. Dalam Reiki alat-alat bantu itu adalah simbol-simbol dan baru memiliki fungsi kalau ada yang menggunakanya. Jadi mereka tidak bekerja untuk dirinya sendiri.
Sebagai alat bantu, simbol-simbol itu baru berfungsi manakala ada sesuatu yang bisa membentuknya. Dalam Reiki yang membentuk simbol adalah gelombang energi Ilahi yang mengalir lewat jalur antakarana atau jalur energi. Seorang yang belum mempelajari Reiki atau di-atturnemet, jalur energinya kecil dan hanya selebar 1 inci saja. Setelah di-attunement Reiki dari tradisi pada umumnya jalur energi berkembang menjadi 4 cm hingga 5 cm. Tetapi harus dicatat, meskipun dia sudah menjadi praktisi, dia belum bisa menggunakan simbol. Misalnya, kalau dia membuat simbol Cho-Ku-Rei, pola energi dalam rupa simbol  Cho-Ku-Rei sama sekali tidak terbentuk. Pola energi tidak terbentuk berkaitan dengan lebar jalur energi.
Ilustrasi berikut ini barangkali bisa membantu  menyederhanakan pemahaman anda. Gelombang energi Ilahi dapat diibaratkan dengan air sementara jalur energi kita ibaratkan dengan pipa. Kalau  air mengalir dalam pipa dengan ukuran 5 inci, maka air itu tidak bisa dicedok dengan menggunakan ember,  mesin penyedot air  atau peralatan lainnya. Kenapa? Karena air itu masih berada dalam pipa dengan volume yang terbatas. Tetapi kalau air itu mengalir di luar pipa dan berupa sebuah sungai, maka air bisa diambil dengan media apa saja, termasuk ember, dan bisa dipakai untuk kepentingan apa saja sesuai dengan kebutuhan, karena volumenya tidak terbatas. Ember yang berfungsi sebagai alat bantu untuk mencedok air dalam ilustrasi itu adalah simbol dalam Reiki.Simbol-simbol Reiki adalah kode atau lambang yang digunakan oleh seorang praktisi untuk mengkateristik atau memberikan spesifikasi energi yang bersifat umum menjadi bersifat khusus sesuai dengan jenis energi yang dipergunakan. Tetapi kalau kita membahas lebih jauh mengenai asul-usul simbol dalam Reiki, mau tidak mau kita kembali kepada pengalaman Dokter Mikao Usui. Saat mengalami peristiwa Satori  dia melihat pola-pola energi dalam bentuk simbol,  yaitu  Cho-Ku-Rei, She-Hei-Ki dan Hon-Zha-Ze-Sho-Nen. Ketiga simbol ini disebut sebagai simbol utama dalam Reiki.
Pertanyaannya adalah apa tujuan utama simbol-simbol itu dan bagaimana karakteristik masing-masing simbol?  Dalam Reiki simbol dipahami sebagai alat bantu saja. Dalam konteks sebagai alat bantu tujuan penggunaan simbol dalam melakukan terapi, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, semata-mata untuk mempercepat proses penyembuhan. Itu berarti tanpa menggunakan simbol energi Ilahi tetap mengalir ke bagian organ tubuh yang sakit, sehingga proses penyembuhan tetap berlangsung.
Simbol itu dapat diilustrasikan sebagai sejumlah peralatan yang digunakan dalam membajak sawah. Kalau anda menggarap sawah, maka anda harus punya pacul, alat bajak, dan kerbau atau sapi untuk menarik bajak. Semua alat bantu ini berfungsi untuk mempercepat proses pengerjaan sawah tersebut. Tetapi tujuan akhir dari pengerjaan itu supaya bisa ditanami padi dan hasilnya bisa digunakan untuk berbagai  keperluan. Jadi, baik pacul, alat bajak, maupun kerbau,  bukanlah “alat mistik”  yang bekerja sendiri. Dalam Reiki alat-alat bantu itu adalah simbol-simbol dan baru memiliki fungsi kalau ada yang menggunakanya. Jadi mereka tidak bekerja untuk dirinya sendiri.
Sebagai alat bantu, simbol-simbol itu baru berfungsi manakala ada sesuatu yang bisa membentuknya. Dalam Reiki yang membentuk simbol adalah gelombang energi Ilahi yang mengalir lewat jalur antakarana atau jalur energi. Seorang yang belum mempelajari Reiki atau di-atturnemet, jalur energinya kecil dan hanya selebar 1 inci saja. Setelah di-attunement Reiki dari tradisi pada umumnya jalur energi berkembang menjadi 4 cm hingga 5 cm. Tetapi harus dicatat, meskipun dia sudah menjadi praktisi, dia belum bisa menggunakan simbol. Misalnya, kalau dia membuat simbol Cho-Ku-Rei, pola energi dalam rupa simbol  Cho-Ku-Rei sama sekali tidak terbentuk. Pola energi tidak terbentuk berkaitan dengan lebar jalur energi.
Ilustrasi berikut ini barangkali bisa membantu  menyederhanakan pemahaman anda. Gelombang energi Ilahi dapat diibaratkan dengan air sementara jalur energi kita ibaratkan dengan pipa. Kalau  air mengalir dalam pipa dengan ukuran 5 inci, maka air itu tidak bisa dicedok dengan menggunakan ember,  mesin penyedot air  atau peralatan lainnya. Kenapa? Karena air itu masih berada dalam pipa dengan volume yang terbatas. Tetapi kalau air itu mengalir di luar pipa dan berupa sebuah sungai, maka air bisa diambil dengan media apa saja, termasuk ember, dan bisa dipakai untuk kepentingan apa saja sesuai dengan kebutuhan, karena volumenya tidak terbatas. Ember yang berfungsi sebagai alat bantu untuk mencedok air dalam ilustrasi itu adalah simbol dalam Reiki. (MM) baca artikel terkait

Karakteristik Tumo/Tummo/Gtumo

GTumo adalah berarti "api suci"/scared fire (Tejas) yang  merupakan pelajaran isoteric, exoteric dan mistik dari para Lhama di Tibet. Semenjak dahulu kala sampai akhir abad 20 ini gTumo merupakan pelajaran yang sangat rahasia dan tidak mungkin keluar dari lingkungan para Lhama di Tibet.

GTumo Berasal dari kitab-kitab China (Mao Shan) yang bersumber dari aliran Shang Jing (1766-1154 SM), awalnya digunakan hanya untuk menjaga kesehatan. Para Lhama di Tibet yang pada waktu itu sering sekali mendapat serangan Ilmu ilmu hitam dan hawa dingin di Tibet  berusaha mengembangkan apa yang ada dari kitab-kitab ini menjadi suatu ilmu atau aliran yang dapat menangkal serangan  ilmu hitam dan lebih bersifat religius maka ketika jaman dinasti Han (58 M) dimana Budhisme diimport ke Cina, ajaran ini diciptakan oleh Pangeran Hindia yang bernama Gautama (558-478 SM) dimana ajaran ini dilaksanakan oleh Lhama Tibet sebagai tingkatan tertinggi dalam pencapaian kesempurnaan/ pencerahan, gTumo tersebut merupakan cikal bakal gTumo yang berkembang sekarang. Gtumo dikembangkan oleh para praktisi Hatha Yoga, Laya Yoga, Kriya Yoga, Kundalini Yoga, Tantra Buddha di Amerika, India, Tibet .

Kerja dari Gtumo ini berhubungan dengan Kundalini yang berhubungan  dengan Tenaga Panas yang dikenal dalam tradisi Nath disebut Rajas atau Surya, dalam Tantra Buddha dikenal Dengan nama Bodhicitta Merah  atau disebut pula Candali yang dalam Bahasa Sanskrit Tibetan disebut Gtumo yang berarti Wanita yang kemarahannya meledak ledak dan nyaris tak terkontrol.

gTumo dan Kundalini merupakan energi yang terpisah walaupun saling berhubungan. Intinya, jika ingin menggunakan gTumo, harus Bercampur dengan Kundalini dan metoda percampurannya (Kundalini and gTumo Stir).

Para penganut gTumo membagi gTumo menjadi 3 bagian yaitu:

Gtumo Exoteric

Penguasaan gtumo exoteric sangat baik dalam penyembuhan segala macam penyakit baik tingkat fisik, mental, emosi, dan spiritual. Penerapan gtumo sangatlah mudah karena tidak menggunakan konsentrasi sama sekali, dan penyembuhan terjadi dengan sendirinya secara simultan pada semua tingkat baik fisik, mental, emosi dan spiritual. Didalam prakteknya (grade 2 keatas) terdapat beberapa

symbol energi (16 symbol) yang harus digambar/divisualisasikan yang nantinya digunakan untuk hal-hal yang mendukung proses penyembuhan.

Gtumo Isoteric

gTumo isoteric dalam praktek lanjutannya (grade 2 keatas) menggunakan pola energi (tidak ada symbol) yang berjumlah 16 buah

, gTumo isoteris tidak terpaku hanya pada penyembuhan saja, akantetapi ia sangat efektif untuk hal-hal lain  diluar penyembuhan (peningkatan kesadaran spiritual, materialisasi dsb).

Dengan gtumo isoteric tentu saja seseorang akan mampu bertahan dalam suhu yang sangat dingin tanpa pakaian sekalipun seperti yang terjadi di Lachi Kang (dekat puncak Everest) Himalaya.

Gtumo Mystic

gTumo mystic dalam  prakteknya menggunakan mantra-mantra khusus yang dapat digunakan untuk  berbagai macam hal walaupun tujuan utamanya adalah peningkatan kesadaran spiritual si penghayat. Dengan berlatih gTumo mistik praktisinya akan mendapatkan kebahagiaan batin yang luar biasa.

Perlu diingat, bahwa jumlah simbol yang dikuasai jangan dijadikan patokan karena beberapa aliran Gtumo ada yang menyatakan 24 simbol, tetapi ambil esensi dari apa yang diajarkan dalam kitab ini, dalam tingkatan Gtumo yang lebih tinggi (advanced gtumo) akan diajarkan berbagai penerapan penggunaan energi panas dingin Gtummo beserta berbagai posisi mudra yang menguatkan energi sampai batas tak terhingga.

Secara umum gTumo  terdiri dari 4 grade/level, yaitu:

level pertama (disebut juga: RESPA GTUMO) dalam Kitab Candali disebut SAKALIKARAN.

Pada saat pertamakali siswa diselaraskan dengan energy gTumo (atunement / ankur/angkur) siswa tersebut akan dibuka jalur-jalur energinya (sushumna, ida, pinggala dan nadi-nadi lainnya) serta energi Gtumo akan masuk ke Dan Tien tengah Respa ini merupakan modal awal seorang Respa.

Pada level ini diajarkan tatacara healing bagi diri sendiri dan orang lain jarak dekat dan jarak jauh  tanpa symbol ataupun pola energi (basic distance healing). Seorang  Respa menyalurkan energi gTumo kepada orang lain hanya dengan menempelkan kedua telapaktangannya  pada tengkuk pasiennya (medulla oblongata).  

Penerapan gTumo dalam penyembuhan tidak disertai dengan konsentrasi, tata atur napas, dan obat-obatan. Dapat dikatakan gtumo mengalir pada saat kita berpikir hal-hal lain di luar usaha penyembuhan.

level kedua (disebut juga: HIGH RESPA GTUMO) dalam Kitab Candali disebut SADHANA atau SADHAKA.

Pada level ini, energi gTumo praktisi akan diperkuat 108 kali lipat dengan cara mengaktifkan Dan Tien Bawah. Dibuka jalur-jalur energi baru dan membersihkan seluruh komponen tubuh secara simultan (chakra, nadi, aura dsb).

High Respa akan diberikan  hak guna symbol dan atau pola energi yang dpat digunakan untuk berbagai keperluan. Terdapat 5 simbol dan atau pola energi utama serta 9 simbol dan  atau pola energi  tambahan.

Dengan menggunakan symbol/pola energi tersebut  seorang  High Respa akan dapat mengirim energi  jarak jauh terhadap satu atau beberapa pasien secara bersamaan.

level ketiga (disebut juga: MASTER GTUMO) dalam Kitab Candali disebut tingkatan Ucchattan dan Vasheekaran.

Energi  praktisi akan diperkuat menjadi 1000 kali lipat dengan cara diaktifkan Dan Tien atas dan bawah nya dan diberikan beberpa teknik untuk memperkuat energi lebih kuat!

level keempat (disebut juga: VAJRA MASTER GTUMO) dalam Kitab Candali disebut Rishi

Pada level ini, praktisi dapat dikatakan telah mahir menggunakan gTumo dalam kesehariannya, energi yang dipunyai seorang vajra diperkuat menadi 100000 kali lipat. Seorang VMG diberi hak untuk memberi angkur (penyelarasan gTumo) karena dalam tingkatan ini seorang Vajra dapat menggunakan Dan Tien bawah dan tengah nya serta memadukannya secara sempurna, sehingga dapat membangkitkan energi Gtumo seseorang, dalam istilah chikung disebut Chi Huoo yang berarti menyalakan api.

Dalam tradisi gTumo biasanya seorang VMG akan diberikan nama spiritual (nama Sanskrit) dan ke-khas-an seorang Vajra Master gTumo adalah energi  gTumo akan mengalir kepada mereka yang membutuhkan  walaupun tidak bertemu langsung, hanya dengan menyebut nama spiritualnya dan atau membayangkan  wajahnya saja! 

Pada level ini diberikan juga 2 buah pola energi dan atau symbol-simbol energi Vajra yang berfungsi  sebagai kunci untuk memberikan  angkur gTumo pada orang lain dan memberikan negatifitas (seperti membunuh, dll). Oleh karenanya pola energi dan atau symbol negatifitas tadi diberikan hanya kepada VMG tertentu saja, karena sangat berbahaya, jika ditemukan adanya penyimpangan maka penulis tidak segan segan untuk mencabut simbol ini dari tubuh vajra yang melanggar.

Penerapan gTumo dalam penyembuhan tidak disertai dengan konsentrasi, tata atur napas, dan obat-obatan. Dapat dikatakan gTumo mengalir pada saat kita berpikir hal-hal lain di luar usaha penyembuhan. (MM) baca artikel terkait

Mengenal Tumo/Tummo/Gtumo

Tumo(gTumo) biasa diartikan sebagai energi api suci atau energi api sakti, di India disebut sebagai candali. Kata Tumo merupakan penerjemahan kata candali ke dalam bahasa Tibet (Kata aslinya adalah Tumo, g di depan kata Tumo adalah penyesuaian oleh orang Barat, yang tidak bisa mengucapkannya dengan baik tanpa huruf g tersebut,  sekarang kata gTumo inilah yang lebih dikenal). Tumo dikenal sebagai teknik yang diajarkan oleh para Lama Tibet. Tumo sendiri terdiri dari Tumo esoterik, Tumo eksoterik dan Tumo mistik. Perbedaan antara Tumo esoterik dan Tumo eksoteris tipis sekali, di mana  Tumo eksoteris adalah Tumo yang diaplikasikan untuk penyembuhan. Sedangkan gTumo mistik mencakup penguasaan mantra.

Perlu dibedakan antara Lama dengan Rahib, karena banyak yang menyamakan kedua sebutan tersebut. Lama merupakan guru spiritual dan memiliki jabatan di Biara, yang bisa merupakan Lama inkarnasi, atau orang yang menjadi Lama karena usaha sendiri. Sedangkan Rahib (Trappa/Grappa), merupakan orang yang menghuni Biara, baik itu untuk mempelajari agama atau hanya untuk berlindung dari suhu yang sangat dingin.

Seseorang bisa mendapatkan Tumo dengan melalui usaha sendiri (yaitu dengan melatih napas) atau dengan mendapatkan angkur dari seorang Vajra Master. Tentu saja cara yang paling mudah adalah dengan mendapatkan angkur dari seorang Vajra Master. Tumo sendiri awalnya merupakan teknik untuk mempertahankan diri di suhu yang sangat dingin, karena di Tibet (Pegunungan Himalaya) suhunya bisa mencapai beberapa derajat di bawah nol. Banyak cerita yang menyebutkan orang Tibet yang duduk di atas es dan bisa melelehkan es tersebut dan badan orang tersebut berkeringat.

Tumo merupakan teknik mistik yang berasal dari ajaran seorang Pandita India, yaitu Naropa, (biasa dikenal sebagai enam tahapan yoga Naropa) yang bisa dilihat di bawah ini.

Candali (Tumo)
Mayakaya
Svapna
Prabhasvara
Antarbhava
Mahamudra

Naropa sendiri mendapatkan ajaran ini dari Tilopa, guru spiritualnya. Kemudian dari Naropa ajaran ini diturunkan kepada Marpa, yang berasal dari Tibet. Kemudian Marpa membawa ajaran ini ke Tibet dan menerjemahkan semua ajaran tersebut ke dalam bahasa Tibet.

Pada saat awal perkembangan agama Buddha di Tibet banyak sekali sekolah yang didirikan, diantaranya ada yang didirikan oleh Atisha (salah satu murid Dharmakirti). Setelah Atisha meninggal Marpa membuka sekolah Kagyupa, Marpa sendiri bukan merupakan murid dari Atisha, tapi mereka berdua pernah sekolah bersama di Universitas Nalanda, India. Dalam agama Buddha terdapat 3 aliran yaitu Mahayana, Hinayana, dan Tantrayana. Di Tibet yang berkembang adalah aliran Tantrayana.

Salah satu guru spiritual dari Marpa adalah Naropa. Naropa seperti yang telah disebutkan di atas merupakan Pandita India, yang ahli dalam bidang Tantra. Praktek Tantra meliputi mudra, mantra dan mahamudra (berbeda dengan yang kita ketahui selama ini, yang menganggap hanya meliputi seksualitas semata). Pada saat akhir hayatnya Naropa menyepi dan memperdalam Tantra.

Dari Marpa ajaran tersebut, termasuk Tumo di dalamnya, diturunkan kepada Milarepa. Dari sinilah Tumo dikenal sebagai ilmu para Lama Tibet. Tumo sendiri dari pengamatan saya, lebih mirip tenaga dalam. Dengan melatih Tumo secara rutin, jumlah tenaga dalam meningkat dengan cepat. Semakin rajin akan semakin baik kualitas energi yang bisa disalurkan. Memang sebaiknya untuk mencapai hasil yang terbaik anda harus mendapatkan angkur tingkat 3 atau Vajra Master. Tumo berbeda dengan tenaga dalam lain yang menarik energi dari luar untuk ditimbun di tubuh (tantien). Dalam Tumo yang terjadi adalah perubahan energi unsur air (ojas) menjadi energi unsur api (tejas). Di dalam tubuh manusia terdapat 3 jenis energi yaitu:

Prana, berunsur angin, sumbernya dari pernapasan.

Ojas, berunsur air, sumbernya dari minuman dan cairan, meliputi buah-buahan, air yang kita minum, susu, sayuran segar dan sebagainya.

Tejas, berunsur api, sumbernya dari makanan padat, meliputi makanan keras, padat, daging, ikan, telur, acar, dan bawang-bawangan.

Tumo menggunakan energi tejas, yang berunsur api, sehingga sifatnya panas. Dari pengamatan saya, hasil latihan Tumo sangat cepat. Mungkin ini disebabkan dalam latihan Tumo yang diolah adalah energi di dalam tubuh, yaitu merubah ojas menjadi tejas, sehingga hasilnya bisa lebih cepat.

Tingkatan dalam Tumo

Dalam Tumo terdapat 4 tingkatan, yaitu :

Tingkat Pertama (Respa)

Tingkat Kedua (High Respa)

Tingkat Ketiga (Master)

Tingkat Vajra Master

Pada tingkat Respa, praktisi akan mendapatkan angkur (inisiasi), di mana dalam proses angkur tersebut akan dibuka jalur energi dari praktisi, pembukaan tantien, serta energi angkur akan menjadi modal dasar bagi praktisi. Segera setelah mendapatkan angkur praktisi dapat menyalurkan energi Tumo bagi dirinya dan orang lain.

Pada tingkat High Respa, praktisi akan mendapatkan angkur tingkat kedua, di mana dengan angkur tersebut akan dibuka jalur yang lebih lengkap dari tingkat pertama. Setelah mendapatkan angkur tingkat dua, tingkat energi Tumo seorang praktisi akan meningkat 108 kali lipat dari tingkat pertama. Selain itu praktisi akan diberikan hak untuk menggunakan simbol atau pola energi, yang bisa digunakan untuk penyembuhan atau untuk aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tingkat Master, angkur yang diberikan akan meningkatkan tingkat energi praktisi menjadi 1000 kali lipat dari energi praktisi tingkat kedua. Pada tingkat ini praktisi akan diberikan pola energi tambahan (tergantung alirannya) dan juga teknik olah napas. Tingkat ke 3 ini diberikan secara selektif, karena pada tingkat ini energi seorang praktisi sudah cukup tinggi. Semakin tinggi tingkatan maka energi Tumo yang dimiliki akan semakin besar dan semakin halus.

Pada tingkat Vajra Master, praktisi tingkat 3 akan mendapatkan angkur tingkat ke empat. Dengan angkur ini, seorang praktisi mendapatkan wewenang untuk memberikan angkur dari tingkat respa sampai dengan tingkat Vajra Master kepada orang lain. Juga akan mendapatkan nama spiritual, perisai Vajra, senjata Vajra, dan kelengkapan lainnya. Selain itu pada tingkat Vajra Master diberikan pola negatifitas, sehingga tingkat Vajra Master ini diberikan sangat selektif. Jadi walaupun seorang Master Tumo memiliki dana yang cukup untuk mendapatkan angkur tingkat Vajra Master, kalau Master tersebut tidak berjodoh maka dia tidak akan mendapatkannya. Seorang Vajra juga memiliki keunikan dimana energi penyembuhan dari Vajra Master tersebut akan datang bila namanya disebutkan beberapa kali dalam pikiran.


Penyembuhan dengan Tumo

Dalam Tumo penyembuhan dilakukan dengan meniatkan menyalurkan Tumo, kemudian meletakan kedua telapak tangan di ujung tulang punggung (tengkuk) pasien, yang biasa disebut sebagai medulla oblongata.  Penyembuhan cukup dilakukan sekitar 15 sampai 20 menit, tergantung dari tingkatan dari praktisi. Semakin tinggi tingkatan seorang praktisi maka akan semakin singkat waktu yang dibutuhkan dalam treatment. Untuk tingkat high respa ke atas, praktisi bisa menggunakan pola energi dalam proses penyembuhan dapat melakukan penyembuhan jarak jauh atau pun penyembuhan dengan pemrograman waktu.


Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari

Selain itu praktisi high respa dan yang lebih tinggi dapat menggunakan pola energi untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya untuk materialisasi, perlindungan, pukulan jarak jauh, pengasihan (saya sarankan jangan) serta hal lainnya sesuai dengan kebutuhan. Sebenarnya praktisi tingkat respa juga sudah bisa mengaplikasikan energi Tumo dalam kehidupan sehari-hari, dalam hal ini selain untuk penyembuhan, tapi tentunya semuanya dilakukan tanpa pola energi. Tentunya aplikasi Tumo yang utama adalah untuk bertahan hidup di daerah yang bersuhu sangat dingin.


Antara Tumo dan gTumo

Pada saat mendengar gTumo dan Tumo mungkin terasa membingungkan, bingung apakah keduanya sama atau berbeda. Sepengetahuan saya teknik aslinya di Tibet sendiri, seperti yang telah disebutnya di atas, disebut sebagai Tumo. Teknik Tumo ini merupakan bagian dari enam tahapan yoga Naropa. Kata Tumo bagi orang Barat berubah menjadi gTumo atau Dumo, jadi seharusnya merupakan dua hal yang sama. Mungkin sekarang menjadi rancu antara Tumo dan Kundalini, dianggap Tumo adalah Kundalini. Dari pengamatan saya Tumo tidak sama dengan Kundalini, bila Tumo energinya selalu panas, sedangkan Kundalini bisa berubah-ubah antara panas dan dingin (sesuai keterangan dari salah satu guru saya). Dan juga berbeda dari jenis energi dan pusat energinya, Tumo di tantien dan Kundalini sendiri pusatnya di perinium.

Selain Tumo dan Kundalini, ada juga keilmuan yang merupakan mix antara keduanya dengan Reiki. Mungkin di sinilah awal mula kerancuan tersebut. Saya sendiri telah belajar Tumo, Kundalini,  Tumo yang di-Reiki-kan,  dan Kundalini yang di-Reiki-kan, saya rasakan semuanya bagus. Bila Anda mempelajari keempatnya, saya yakin Anda akan mendapatkan jawaban atas kerancuan tersebut. (MM) baca artikel terkait

Thursday, May 29, 2014

Memahami Tubuh Eterik

Dalam diri manusia ada lima dimensi, yaitu dimensi tanah, dimensi air, dimensi udara, dimensi api, dan dimensi eterik atau dimensi gas. Yang termasuk dimensi tanah adalah tubuh fisik yang di dalamnya terdapat tulang dan  daging. Dimensi air karena sekitar 60 persen hingga 70 persen tubuh kita terdiri atas air. Dimensi udara, karena semua tubuh kita dipenuhi oleh udara (O²). Sedangkan dimensi api, karena dari semua jenis makanan yang kita makan lalu diubah menjadi gula atau glukosa, kemudian glukosa ini atas bantuan oksigen dan hormon insulin  dibakar, sehingga menghasilkan  panas, karena itu disebut sebagai unsur api.
Kempat dimensi atau unsur itu mengalami emanasi  sehingga menghasilkan eter atau gas. Dalam ilmu fisika emanasi  merupakan gas atau cahaya yang dipancarkan oleh suatu zat. Sementara dalam pemahaman filsafat emanasi berkaitan dengan doktrin penciptaan atau terjadinya dunia. Dunia terjadi karena proses di mana yang ilahi meleleh atau mengalir keluar[1].
Emanasi yang diuraikan di sini lebih dekat ke pengertian fisika. Setelah keempat dimensi dalam tubuh mengalami emanasi kemudian meradiasi keluar dalam bentuk gas. Gas yang terbentuk itu  disebut eter (eterik)  dan jaraknya sekitar 60 cm di luar tubuh fisik anda. Di dalam tubuh eterik ion positif dan ion negatif yang dihasilkan  oleh cakra saat bergerak kiri setelah mengalami proses ionisasi membentuk gelombang energi elektromagnetik.
Lalu bagaimana  hubungan gelombang energi elektromagnetik dengan hidup sehat. Dalam teknik  penyembuhan Reiki seseorang dikatakan sehat  kalau tubuh  fisiknya memiliki getaran gelombang energi elektromagnetik yang  cukup kuat.  Gelombang energi itu terbentuk karena cakra-cakra dalam diri anda aktif. Setelah  aktif  cakra-cakra itu mengalirkan energi ke bagian organ tubuh yang menjadi tanggung jawabnya untuk membuang energi kotor  dari dalam tubuh, tetapi sekaligus melepaskan gelombang energi elektromagnetik untuk memperbaiki sistem kerja organ tubuh yang sakit itu. Kalau getaran gelombang energi ini dalam diri anda sangat kuat, maka penyakit sulit mencari celah untuk menerobos masuk ke dalam tubuh fisik anda, dengan demikian anda menjadi sehat. Tetapi juga harus dicatat, kualitas gelombang energi ini sangat ditentukan oleh seberapa banyak cakra yang aktif dalam diri anda. (MM) baca artikel terkait

Karakteristik Attunement Reiki

Pengaktifan cakra-cakra dilakukan  oleh seorang Master kepada para praktisi atau para murid melalui attunement atau penyelarasan/inisiasi.  Setelah menerima  attunement Reiki dari tradisi mana pun, si praktisi  akan secara langsung berhubungan dengan energi Ilahi. Energi-energi  negatif akan dikeluarkan dari tubuh si praktisi, dan energi yang berada di sekeliling tubuhnya menjadi lebih tebal, kalau dilakukan latihan yang terus menerus.
Energi di sekeliling tubuh biasanya membentuk sebuah lapisan pelindung yang biasa disebut dengan aura. Dengan menebalnya lapisan pelindung itu, energi negatif atau pun penyakit akan lebih sulit untuk masuk ke  dalam tubuh si praktisi. Dengan demikian ia akan cenderung lebih sehat.
Lalu bagaimana proses penyelarasan itu terjadi sehingga meningkatkan kesehatan praktisi Reiki? Secara prinsip, hidup manusia sejak kecil,  dipelihara oleh Tuhan melalui tiga prinsip utama yang ada pada dirinya, yaitu roh, jiwa dan badan.
Badan dalam ilmu Reiki, disebut “tubuh fisik”, sedangkan jiwa sebut “tubuh eterik”. Sementara  “roh” adalah media yang menghubungkan energi Ilahi  (atau energi yang berasal dari Tuhan) dengan tubuh fisik dan tubuh jiwa. Roh itu berada di  luar tubuh, yaitu sekitar 25-30 cm di atas kepala kita. Dalam istilah Reiki, roh itu  disebut sebagai  Sing Chi atau Cakra Ilahi yang utama. Roh itu adalah milik Tuhan sendiri yang menaungi manusia.  Tetapi roh itu juga bisa disebut juga sebagai roh manusia, dengan tugas pokok  menghubungkan tubuh fisik dan tubuh eterik.
Antara roh, tubuh fisik dan jiwa  dihubungkan oleh sebuah jalur yang disebut jalur antakarana (tali spiritual). Sejak kecil semua orang memiliki jalur antakarana yang terletak di atas titik pusat kepala atau cakra mahkota. Ukuran antakarana  pada banyak orang hanya sehelai rambut. Tetapi setelah attument Reiki jalur antakarana langsung  membesar dan  menjadi beberapa kali lipat[1] .
Di jalur antakarana mengalir gelombang energi Ilahi yang diterima oleh roh manusia untuk kemudian disalurkan ke tubuh fisik melalui “Jalur Sushumna”, yaitu jalur yang terbentuk didalam tubuh fisik saat anda masih berada dalam kandungan yaitu pada usia dua hingga hingga tiga setengah bulan. Jalur Sushumna adalah jalur utama yang terdapat di  tengah-tengah tulang punggung antara ujung tulang ekor dan puncak kepala. Jalur itu  dibentuk oleh Tuhan melalui sebuah proses yang dilakukan oleh sebuah sumbu api. Dalam terminologi Yoga sumbu api itu disebut Kundalini /Tummo atau juga disebut api dalam. Para pertapa  atau para Yogis berlatih dan berupaya untuk menghidupkan sumbu api itu, sebagai titik awal untuk mencapai pencerahan. Sayangnya membutuhkan waktu latihan yang amat sangat lama antara 10 sampai dengan 15 tahun.
Menghidupkan sumbu api/Kundalini   ini membutuhkan getaran energi yang sangat tinggi, sehingga dengan bantuan seorang  Master (yang Kundalini nya sudah aktif) dapat melakukan shaktipat (pemindahan energi), dalam 30 – 40 menit Kundalini  seorang awam sekalipun dapat diaktifkan. Dengan aktif dan menyalanya sumbu api/Kundalini  anda, maka secara terus-menerus energi dari Kundalini  itu akan membersihkan baik jalur-jalur energi dan juga cakra-cakra anda.
Sumbu api/Kundalini   yang  diberikan oleh Tuhan masuk dalam tubuh anda dengan cara yang unik. Sejak masih kandungan, sumbu api/Kundalini  membuat jalur energi mulai dari pusat  atau lingkaran kecil yang berada di  tengah kepala. Di situlah masuknya sumbu api atau energi Kundalini  itu. Ia bekerja dengan cara membor jalur energi di tulang belakang. Ia juga merupakan energi yang tersimpan dalam diri anda  sebagai potensi energi yang mahadahsyat yang mengantar kepada pencerahan atau kesadaran tinggi. Begitu tiba di ujung tulang ekor, energi itu  berpindah ke depan setelah membuat jalur  energi, selanjutnya  ia membentuk 3 ½ gulungan di pirenium, yang terletak  dua jari antara anus dan  organ reproduksi anda yang dalam.  Di pirenium itulah api  Kundalini  itu berdiam sebagai potensi energi.
Sejak adanya sumbu api Kundalini  di pirenium, anda sudah memperoleh suplai energi dari dalam tubuh untuk mengatur energi dingin (Yin) dan energi panas (Yang). Sebelah kiri tubuh mengalir energi dingin, melalui “jalur Ida” (yaitu jalur energi yang terdapat pada sebelah kiri jalur Sushumna), yang terletak di samping tulang ekor sebelah kiri. Sedangkan tubuh bagian kanan mengalir energi panas yang dialirkan melalui “jalur Pingala” (jalur energi  yang terdapat di sebelah kanan jalur Sushumna), yang terletak sebelah kanan tulang ekor.
Setelah terbentuk dua jalur utama energi, yaitu jalur energi dingin dan energi panas, anda  bisa merasakan tangan kiri terasa lebih dingin dibandingkan dengan tangan kanan, karena sifat energinya berbeda, walaupun pada saat menempel di kulit sama saja rasa panas di antara kedua tangan. Tetapi yang  jelas sifat energinya berbeda.  Keseimbangan energi dingin dan energi panas dalam tubuh  membuat anda selalu berada dalam kondisi sehat. Tetapi kalau salah satu menjadi dominan, maka tubuh mengalami sakit. Itulah yang  terbentuk mulai dari dalam kandungan. Dua jalur energi tadi  berfungsi sangat penting untuk menopang kehidupan tubuh energi. (MM) baca artikel terkait

Teknik Penyembuhan Oriental

Dalam teknik penyembuhan Akupuntur  atau teknik pengobatan Cina, pusat-pusat energi itu disebut titik-titik Akupuntur  yang berjumlah 365 titik. Teknik ini menggunakan tusukan jarum. Tusukan itu merangsang titik Akupuntur  itu bergerak. Nah, pada saat titik itu bergerak dan  berputar, ia melepaskan gelombang energi elektromagnetik ke bagian tempat yang sakit. Semua metode pengobatan Akupuntur  itu mempunyai tujuan untuk menyeimbangkan energi Yin (Dingin) dan Yang (Panas) pada tempat yang sakit. Ketidakseimbangan energi Yin dan Yang mengakibatkan tubuh fisik anda  sakit.
Secara prinsip setiap anggota tubuh di dalam tubuh fisik berhubungan dengan  pusat-pusat energi melalui jalur-jalur nadis dan jalur-jalur meridian. Pada saat cakra  atau titik Akupuntur   dirangsang maka dia  menghasilkan energi, dan kemudian energi yang dihasilkan itu disalurkan ke bagian tempat yang sakit melalui jalur nadis, yaitu jalur yang menghubungkan antara satu pusat energi dengan bagian tubuh yang lainnya.
Secara prinsip energi itu bergerak mengikuti pola gerakan seperti benda yang berputar. Setiap benda yang berputar  - seperti bumi berputar mengelilingi porosnya - selalu melepaskan arus positif dan arus negatif. Arus positif dan negatif yang seimbang membuat tempat yang sakit dalam tubuh fisik memperoleh suplai energi yang menyeimbangkan kembali energi Yin (positif) dan Yang (negatif). Begitu terjadi keseimbangan, maka tubuh akan sehat kembali.
Dalam teknik penyembuhan seperti latihan meditasi, Yoga, pernapasan diperlukan latihan yang terus menerus. Tujuan  latihan adalah untuk mengaktifkan pusat-pusat energi yang disebut cakra. Pada teknik Yoga cakra yang harus diaktifkan dalam tubuh fisik sejumlah 365 cakra. Pengaktifannya membutuhkan latihan puluhan tahun, misalnya dengan latihan lekukan badan dan mengatur posisi badan sedemikian rupa. Tujuannya adalah merangsang cakra untuk bekerja. Tentu teknik itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan yang luar biasa. Tidak banyak  orang berhasil dalam melakukan teknik ini. Hanya mereka yang sungguh-sungguh tertarik dan sedikit berbakat, tapi juga  mempunyai keleluasaan waktu yang  sanggup menjalani latihan ini hingga mencapai hasil yang optimal. (MM) baca artikel terkait

Mengakses Energi Ilahi

Secara prinsip energi Ilahi sebagai sumber energi  ada di mana-mana di alam semesta, sehingga bisa diakses, baik oleh makhluk hidup maupun benda mati. Setiap manusia yang dapat mengakes energi itu secara leluasa akan  menjadi sehat. Nah, bagaimana proses itu berlangsung.
Pada teknik penyembuhan  Reiki, manusia berhubungan dengan pusat-pusat energi yang  berada pada dirinya sendiri yang dikenal dengan nama cakra. Kata cakra berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “roda”. Cakra merupakan pintu keluar masuk energi yang berfungsi memompa energi kotor keluar dari tubuh fisik dan menggantikannya dengan energi baru yang bersih.
Dalam tubuh fisik ada sejumlah cakra yang mempunyai tugas pokok memelihara organ-organ tubuh. Karena itu, cakra-cakra harus di-attunement (penyelarasan) agar aktif untuk bekerja. Kalau cakra-cakra itu tidak aktif, maka tugasnya untuk memelihara organ–organ dalam tubuh fisik  menjadi tersendat sehingga menimbulkan sakit.
Cakra-cakra itu mempunyai prinsip kerja berputar ke kanan dan  berputar ke kiri. Pada saat berputar ke kiri  cakra-cakra itu membuang energi kotor atau negatif sekaligus melepaskan gelombang energi elektromagnetik. Sementara pada saat berputar ke kanan, cakra-cakra itu  menyerap energi dari alam semesta, yaitu gelombang energi Rei. Selanjutnya gelombang energi itu  disalurkan ke bagian tubuh yang menjadi tanggung jawab utamanya. Sentuhan gelombang energi Rei itulah yang  membuat  manusia selalu berada dalam keadaan sehat, baik fisik maupun psikis. (MM) baca artikel terkait

Karakteristik Reiki

Dalam metode penyembuhan Reiki anda  mengakses  energi Ilahi, dan inilah yang membedakan Reiki dengan teknik-teknik penyembuhan yang lain, seperti prana, Yoga, Akupuntur  dan  tenaga dalam lainnya. Dalam teknik penyembuhan prana, energi yang diakses adalah energi alam semesta dengan mempergunakan warna-warna tertentu melalui pemberdayaan dari pusat-pusat energi atau simbol-simbol energi dalam diri anda yang disebut dengan cakra. Warna-warna itu kemudian digabungkan dan langsung disalurkan kepada bagian-bagian  tubuh yang membutuhkan.
Apa yang dimaksukkan dengan energi Ilahi? Untuk menjawab pertanyaan anda diajak untuk sejenak melihat alam semesta itu yang berada dalam sebuah tatanan yang tersistem dan terstruktur. Di alam semesta ini, anda  melihat benda-benda langit, seperti bintang, matahari, planet-planet, termasuk bumi. Dan bahkan di bumi sendiri ada makhluk hidup dan juga benda mati. Semua benda langit itu bergerak menurut pola yang teratur, begitu juga makhluk hidup tumbuh secara alami. Lalu dari mana sumber energinya yang memungkinkan semua benda itu bergerak? Sumbernya dari energi Tuhan sendiri atau dalam istilah Reiki disebut energi Ilahi atau energi Rei.
Energi Ilahi itulah yang memberikan kekuatan kepada benda-benda tersebut, sehingga benda-benda itu memiliki energi. Pertanyaan yang sederhana tetapi juga menantang untuk ditelusuri adalah bagaimana supaya benda-benda itu memiliki energi? Ilmu Reiki di sini sangat berutang budi kepada teori-teori fisika, terutama yang bertautan dengan pola gerak dan cara kerja energi. Anda bisa  mulai dengan eksplorasi yang lebih sederhana bagaimana  bumi memperoleh energi. Supaya bumi memiliki energi maka setiap hari  bumi bergerak atau berputar mengelilingi porosnya. Energi yang dilepaskan bumi bersifat positif dan negatif. Karena itu, di permukaan bumi terdapat dua jalur energi, yaitu jalur energi positif dan negatif. Pada pertemuan kedua jalur  energi itu, bumi melepaskan life force energy (energi kehidupan),   atau yang sering dikenal dalam istilah Reiki sebagai gelombang energi elektromagnetik. Gelombang energi inilah yang membuat semua makhluk hidup di permukaan bumi ini bisa memperoleh kehidupan, seperti manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan. Tanpa life force energy ini, tidak ada kehidupan di  permukaan bumi.
Seperti bumi, benda-benda lain di alam semesta, misalnya, matahari, bintang dan bulan, planet-planet lain, juga bergerak dan  tidak ada yang diam. Selain bergerak atau berputar untuk dirinya sendiri, benda-benda itu juga bergerak bersama-sama mengelilingi pada sesuatu yang disebut sebagai pusat energi, misalnya galaksi andromeda. Semua  gugusan benda langit yang terkumpul dalam galaksi itu, bergerak bersama untuk membuat sebuah orbit. Saat mereka bergerak, maka mereka secara simultan melepaskan (memberi) dan menerima energi. Fenomena yang paling kasat dari kegiatan saling melepas dan menerima energi itu yaitu adanya pasang surut air laut, misalnya. Gejala itu disebabkan oleh adanya daya tarik bumi dan bulan. Kedua benda itu terus tergerak, dimana yang satu melepaskan energi sementara yang lain menerima energi, begitupun sebaliknya.
Apa tujuan benda-benda  bergerak?  Dalam ilmu fisika anda mengetahui, bahwa selain untuk menghasilkan enegi, gerak juga berfungsi untuk mempertahankan posisi masing-masing benda, supaya mereka tetap berada pada orbit masing-masing sehingga tidak terjadi saling tabrakan. Dengan demikian ada sebuah harmonisasi gerakan dari dalam alam semesta. Pada saat alam semesta ini melepaskan dan memberi energi maka di alam semesta ini terbentuk gelombang-gelombang energi. Dalam bahasa  Jepang, gelombang-gelombang energi alam semesta ini disebut sebagai Reiki.
Tetapi benda-benda yang bergerak itu membutuhkan energi untuk  menggerakkan, misalnya mobil, walaupun memiliki mesin, namun mesin itu tidak bergerak kalau tidak ada bensin. Nah, bensin inilah sebagai sumber energi supaya mesin itu bergerak atau bekerja. Hal yang sama juga terjadi dalam alam semesta. Semua benda yang bergerak membutuhkan sumber energi, sehingga mereka juga menghasilkan energi. Dalam bahasa iman sumber energi itu disebut sebagai “Kuasa Tuhan”, atau gelombang energi Ilahi. Reiki juga menyebutkan gelombang energi Ilahi sebagai  “Kebijaksanaan Ilahi” (Higher Inteligence). Dalam bahasa Jepang Kebijaksanaan Ilahi disebut “Rei”.
Dalam terang Kebijaksanaan Ilahi itu, ada sebuah keyakinan bahwa pada proses penciptaan awal dalam alam semesta ini, semuanya kosong. Tidak ada makhluk hidup dan bahkan benda langit pun belum ada. Semua kita percaya akan hal itu. Tetapi kemudian anda melihat ada sejumlah benda yang membentang di hadapan anda, seperti matahari, bintang, bulan, planet, dan bumi. Ini adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan. Semuanya itu tidak mungkin terbentuk dengan sendirinya. Karena adanya faktanya itu, maka kita percaya adanya Tuhan.
Tetapi fakta itu terjadi melalui suatu proses yang sangat panjang hingga miliaran tahun. Anda tahu bahwa hampir semua agama berbicara juga tentang bagaimana proses alam semesta ini diciptakan. Anda juga  tahu dalam agama, bahwa Allah memulai dari dirinya sendiri, maka Dia tidak diciptakan, atau Dia tidak ada yang dijadikan atau menciptakan Dia. Karena itu, Allah kita sebut sebagai sumber dari segala sumber energi, yang menggerakkan semua benda ciptaan sehingga menghasilkan energi.
Setelah melewati proses yang panjang benda-benda itu mendapat bentuk fisik, seperti bumi, bintang, bulan, matahari, dan benda-benda alam semesta yang lainnya. Lalu bagaimana mekanisme terjadinya sehingga terbentuknya sebuah benda. Kalau benda-benda besar tadi direduksikan menjadi benda yang paling kecil, maka disebut  atom. Di dalam atom itu ada unsur neutron-neutron.  Lalu di dalam neutron itu ada proton dan elektron. Secara kasat mata tidak bisa dilihat, maka itu  berarti  kosong, tetapi sebetulnya ada.
Lalu bagaimana proses terjadinya dari sesuatu yang tidak kelihatan menjadi kelihatan.  Neutron merupakan awal mula penciptaan ilahi. Sang Kekuatan tadi, yang sering disebut  sebagai sumber dari segala sumber energi, menggerakkan neutron. Kemudian  neutron itu melepaskan proton dan elektron. Proton dan elektron itu berbentuk sebuah energi yaitu energi positif dan energi negatif. Lalu proton dan elektron dari satu neutron berhubungan dengan neutron dari atom yang  lain. Yang sejenis mulai  bergabung dan  menjadi “suatu senyawa”. Begitu senyawa kimia terbentuk, maka mulailah terbentuk benda yang bisa dilihat.
Menurut teori ilmu pengetahuan alam, terbentuknya sebuah benda membutuhkan waktu miliaran tahun. Alam semesta ini dibentuk dari “Nebula” atau debu-debu. Debu-debu itu saling  mengikat  satu sama lain sehingga menjadi benda tertentu berdasarkan senyawa-senyawa kimianya, misalnya unsur besi bergabung dengan unsur besi, unsur tanah bergabung dengan unsur tanah, dan unsur kapur bergabung dengan unsur kapur.  Begitulah terjadinya proses terbentuknya sebuah benda. Semua yang ada itu diciptakan oleh Sang Kekuatan atau Higher Power, yang mampu  menggerakkan sesuatu  yang kosong menjadi “sesuatu yang ada”.   Dalam ilmu Reiki, energi yang menggerakkan itu disebut sebagai “Rei”. Rei itu  berada di mana-mana  di seluruh alam semesta. (MM) baca artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...