Skip to main content

Memahami Tubuh Eterik

Dalam diri manusia ada lima dimensi, yaitu dimensi tanah, dimensi air, dimensi udara, dimensi api, dan dimensi eterik atau dimensi gas. Yang termasuk dimensi tanah adalah tubuh fisik yang di dalamnya terdapat tulang dan  daging. Dimensi air karena sekitar 60 persen hingga 70 persen tubuh kita terdiri atas air. Dimensi udara, karena semua tubuh kita dipenuhi oleh udara (O²). Sedangkan dimensi api, karena dari semua jenis makanan yang kita makan lalu diubah menjadi gula atau glukosa, kemudian glukosa ini atas bantuan oksigen dan hormon insulin  dibakar, sehingga menghasilkan  panas, karena itu disebut sebagai unsur api.
Kempat dimensi atau unsur itu mengalami emanasi  sehingga menghasilkan eter atau gas. Dalam ilmu fisika emanasi  merupakan gas atau cahaya yang dipancarkan oleh suatu zat. Sementara dalam pemahaman filsafat emanasi berkaitan dengan doktrin penciptaan atau terjadinya dunia. Dunia terjadi karena proses di mana yang ilahi meleleh atau mengalir keluar[1].
Emanasi yang diuraikan di sini lebih dekat ke pengertian fisika. Setelah keempat dimensi dalam tubuh mengalami emanasi kemudian meradiasi keluar dalam bentuk gas. Gas yang terbentuk itu  disebut eter (eterik)  dan jaraknya sekitar 60 cm di luar tubuh fisik anda. Di dalam tubuh eterik ion positif dan ion negatif yang dihasilkan  oleh cakra saat bergerak kiri setelah mengalami proses ionisasi membentuk gelombang energi elektromagnetik.
Lalu bagaimana  hubungan gelombang energi elektromagnetik dengan hidup sehat. Dalam teknik  penyembuhan Reiki seseorang dikatakan sehat  kalau tubuh  fisiknya memiliki getaran gelombang energi elektromagnetik yang  cukup kuat.  Gelombang energi itu terbentuk karena cakra-cakra dalam diri anda aktif. Setelah  aktif  cakra-cakra itu mengalirkan energi ke bagian organ tubuh yang menjadi tanggung jawabnya untuk membuang energi kotor  dari dalam tubuh, tetapi sekaligus melepaskan gelombang energi elektromagnetik untuk memperbaiki sistem kerja organ tubuh yang sakit itu. Kalau getaran gelombang energi ini dalam diri anda sangat kuat, maka penyakit sulit mencari celah untuk menerobos masuk ke dalam tubuh fisik anda, dengan demikian anda menjadi sehat. Tetapi juga harus dicatat, kualitas gelombang energi ini sangat ditentukan oleh seberapa banyak cakra yang aktif dalam diri anda. (MM) baca artikel terkait

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…