Friday, May 30, 2014

Simbol Reiki Chokurei

Cho  : kekuatan positif (Yang) dari alam semesta
Ku    : energi alam semesta turun ke bumi,  tiang tinggi, menembus untuk menyatu
Rei   : bumi kekuatan negatif (Yin) dari alam semesta.
Simbol Cho-Ku-Rei  berkaitan dengan penyembuhan yang bersifat fisik. Dalam pengembangannya para master menggunakan simbol ini untuk banyak fungsi. Karena simbol ini membentuk pola energi yang bersifat khusus, maka bisa digunakan untuk membersihkan tempat-tempat tertentu, menguatkan manfaat dari suatu benda, misalnya obat-obatan, memberikan energi kepada air, dan membuat perlindungan.
Fungsi Cho-Ku-Rei bagaikan tombol  lampu yang berguna untuk meningkatkan energi. Misalnya, anda memiliki lampu pijar dengan kekuatan 50 watt, maka dengan menggunakan Cho-Ku-Rei dayanya meningkat menjadi 500 watt. Dengan ilustrasi mau menjelaskan bahwa ketika anda melakukan terapi ke bagian tubuh pasien yang sakit, tanpa menggunakan simbol ini energi Ilahi yang mengalir lewat kedua telapak tangan biasa saja alias standar. Tetapi begitu anda menggunakan Cho-Ku-Rei, maka energi yang mengalir ke organ tubuh yang sakit sanga deras. Selain itu, energi itu juga hanya berpusat ke bagian tubuh fisik yang sakit.
Perlu dicatat dalam menggunakan simbol ini atau juga simbol-simbol lain nanti sangat ditekankan penyertaan niat dan tujuan menggunakan simbol dalam hati. Misalnya, bila anda menggunakan simbol Cho-Ku-Rei dengan niat untuk meningkatkan energi, maka yang terjadi adalah peningkatan energi.
Simbol  Cho-Ku-Rei dapat juga digunakan untuk membersihkan tempat-tempat tertentu, menguatkan manfaat dari suatu benda, misalnya obat-obatan, memberikan energi kepada air, dan  membuat perlindungan.
Sehubungan dengan membuat perlindungan, maka pertanyaannya adalah bagaimana sistem kerja Cho-Ku-Rei sehingga membuat sebuah benda selalu aman dalam perlindungan. Misalnya, setiap hari anda pergi ke  tempat kerja dengan menggunakan sepeda motor. Kecelakaan motor bisa terjadi setiap saat dan kapan saja, anda tidak bisa menduga kapan bahaya itu datang, karena anda mungkin bukan seorang ahli nujum atau tukang ramal. Yang anda lakukan adalah selalu berhati-hati dan berharap agar tidak terjadi kecelakaan demi masa depan anda, keluarga, dan mungkin anak-anak anda. Untuk menghindari kecelakaan bakal terjadi, anda bisa menggambarkan simbol Cho-Ku-Rei di atas tempat duduk atau di depan motor, terserah anda memilih mana yang paling baik. Semakin besar pola energi yang digambarkan maka bola energinya juga semakin besar. Lalu baigamana prinsip kerjanya? Saat pola energi  Cho-Ku-Rei digambarkan di atas motor, maka pada saat itu juga motor tersebut  berada dalam bola energi, termasuk juga anda yang nanti mengendarai motor itu. Nah, pada saat motor dan anda berada dalam bola energi selama berkendara, maka anda secara otomatis terlindung dari bahaya yang bersifat tidak kelihatan, baik di depan motor anda  maupun hal-hal yang akan terjadi pada beberapa saat kemudian. Itu terjadi karena getaran gelombang energi  berjalan jauh lebih cepat dari benda fisiknya.
Pada saat anda  berkendara bola energi dalam bentuk gelombang energi elektromagnetik menjangkau jauh ke depan. Signalnya ke depan bisa mencapai 25 meter. Kalau nanti ada sesuatu yang negatif di bagian depan yang akan menghambat perjalanan anda ke depan, maka bisa diatasi dengan getaran gelombang energi tadi. Secara prinsip semua kecelakaan terjadi di jalan, karena orang mengalami ketidaksadaran sesaat, baik yang menabrak  maupun yang ditabrak. Penyebab kecelakatan di  jalan umumnya bukan oleh orang yang ditabrak melainkan orang yang menabrak. Pada saat anda menabrak sesuatu, justru terjadi saat anda ngelamun atau tertidur sejenak, sehingga anda lupa mengerem, akibatnya tabrakan tidak bisa dihindari. Pada medan energi  di mana anda mendapatkan signal positif dari bola energi anda akan terus tersadar, sehingga anda selalu berada dalam keadaan fokus. Tetapi signal positif dari bola energi itu bukan hanya menyadarkan anda, tetapi  juga membuat orang yang berada di depan maupun di belakang anda terus tersadar. Dengan demikian kecelakaaan terhindar.
Lalu bagaimana sistem kerja pola energi  Cho-Ku-Rei pada bagian tubuh  pasien yang sakit. Pada saat anda  mengambar Cho-Ku-Rei mulai dari lingkaran besar dan semakin kecil, maka gambar Cho-Ku-Rei  yang kecil akan akan menghimpun energi Ilahi menjadi sebuah bola energi  yang sifat kecil tetapi padat. Yang kecil dan padat ini   menghimpun energi Ilahi dalam jumlah tertentu, dan jumlah tertentu inilah yang anda salurkan kepada bagian yang sakit. Bisa gambar di tangan atau di atas tempat yang sakit, maka pada bagian yang sakit itu mendapat energi yang lebih banyak, tetapi terfokus. Jadi, simbol ini lebih fokus dalam mengkarakteristik, yaitu merubah energi yang bersifat umum menjadi bersifat khusus. (MM) baca artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...