Skip to main content

Teknik Penyembuhan Oriental

Dalam teknik penyembuhan Akupuntur  atau teknik pengobatan Cina, pusat-pusat energi itu disebut titik-titik Akupuntur  yang berjumlah 365 titik. Teknik ini menggunakan tusukan jarum. Tusukan itu merangsang titik Akupuntur  itu bergerak. Nah, pada saat titik itu bergerak dan  berputar, ia melepaskan gelombang energi elektromagnetik ke bagian tempat yang sakit. Semua metode pengobatan Akupuntur  itu mempunyai tujuan untuk menyeimbangkan energi Yin (Dingin) dan Yang (Panas) pada tempat yang sakit. Ketidakseimbangan energi Yin dan Yang mengakibatkan tubuh fisik anda  sakit.
Secara prinsip setiap anggota tubuh di dalam tubuh fisik berhubungan dengan  pusat-pusat energi melalui jalur-jalur nadis dan jalur-jalur meridian. Pada saat cakra  atau titik Akupuntur   dirangsang maka dia  menghasilkan energi, dan kemudian energi yang dihasilkan itu disalurkan ke bagian tempat yang sakit melalui jalur nadis, yaitu jalur yang menghubungkan antara satu pusat energi dengan bagian tubuh yang lainnya.
Secara prinsip energi itu bergerak mengikuti pola gerakan seperti benda yang berputar. Setiap benda yang berputar  - seperti bumi berputar mengelilingi porosnya - selalu melepaskan arus positif dan arus negatif. Arus positif dan negatif yang seimbang membuat tempat yang sakit dalam tubuh fisik memperoleh suplai energi yang menyeimbangkan kembali energi Yin (positif) dan Yang (negatif). Begitu terjadi keseimbangan, maka tubuh akan sehat kembali.
Dalam teknik penyembuhan seperti latihan meditasi, Yoga, pernapasan diperlukan latihan yang terus menerus. Tujuan  latihan adalah untuk mengaktifkan pusat-pusat energi yang disebut cakra. Pada teknik Yoga cakra yang harus diaktifkan dalam tubuh fisik sejumlah 365 cakra. Pengaktifannya membutuhkan latihan puluhan tahun, misalnya dengan latihan lekukan badan dan mengatur posisi badan sedemikian rupa. Tujuannya adalah merangsang cakra untuk bekerja. Tentu teknik itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan yang luar biasa. Tidak banyak  orang berhasil dalam melakukan teknik ini. Hanya mereka yang sungguh-sungguh tertarik dan sedikit berbakat, tapi juga  mempunyai keleluasaan waktu yang  sanggup menjalani latihan ini hingga mencapai hasil yang optimal. (MM) baca artikel terkait

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…