Thursday, May 29, 2014

Teknik Penyembuhan Oriental

Dalam teknik penyembuhan Akupuntur  atau teknik pengobatan Cina, pusat-pusat energi itu disebut titik-titik Akupuntur  yang berjumlah 365 titik. Teknik ini menggunakan tusukan jarum. Tusukan itu merangsang titik Akupuntur  itu bergerak. Nah, pada saat titik itu bergerak dan  berputar, ia melepaskan gelombang energi elektromagnetik ke bagian tempat yang sakit. Semua metode pengobatan Akupuntur  itu mempunyai tujuan untuk menyeimbangkan energi Yin (Dingin) dan Yang (Panas) pada tempat yang sakit. Ketidakseimbangan energi Yin dan Yang mengakibatkan tubuh fisik anda  sakit.
Secara prinsip setiap anggota tubuh di dalam tubuh fisik berhubungan dengan  pusat-pusat energi melalui jalur-jalur nadis dan jalur-jalur meridian. Pada saat cakra  atau titik Akupuntur   dirangsang maka dia  menghasilkan energi, dan kemudian energi yang dihasilkan itu disalurkan ke bagian tempat yang sakit melalui jalur nadis, yaitu jalur yang menghubungkan antara satu pusat energi dengan bagian tubuh yang lainnya.
Secara prinsip energi itu bergerak mengikuti pola gerakan seperti benda yang berputar. Setiap benda yang berputar  - seperti bumi berputar mengelilingi porosnya - selalu melepaskan arus positif dan arus negatif. Arus positif dan negatif yang seimbang membuat tempat yang sakit dalam tubuh fisik memperoleh suplai energi yang menyeimbangkan kembali energi Yin (positif) dan Yang (negatif). Begitu terjadi keseimbangan, maka tubuh akan sehat kembali.
Dalam teknik penyembuhan seperti latihan meditasi, Yoga, pernapasan diperlukan latihan yang terus menerus. Tujuan  latihan adalah untuk mengaktifkan pusat-pusat energi yang disebut cakra. Pada teknik Yoga cakra yang harus diaktifkan dalam tubuh fisik sejumlah 365 cakra. Pengaktifannya membutuhkan latihan puluhan tahun, misalnya dengan latihan lekukan badan dan mengatur posisi badan sedemikian rupa. Tujuannya adalah merangsang cakra untuk bekerja. Tentu teknik itu membutuhkan kesabaran dan ketekunan yang luar biasa. Tidak banyak  orang berhasil dalam melakukan teknik ini. Hanya mereka yang sungguh-sungguh tertarik dan sedikit berbakat, tapi juga  mempunyai keleluasaan waktu yang  sanggup menjalani latihan ini hingga mencapai hasil yang optimal. (MM) baca artikel terkait

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...