Sunday, June 29, 2014

Macam-macam Supervisi Kelas

Macam-macam Supervisi
Sanyoto (2009) menyatakan bahwa supervisi untuk meningkatkan mutu pendidikan oleh pengawas ada dua macam, yaitu supervisi manajerial dan supervisi akademik. Kedua supervisi tersebut secara rinci dijelaskan sebagai berikut:
a. Supervisi Manajerial, meliputi:
1) Supervisi manajemen sekolah
Menurut Juknis Akreditasi SD/MI (2008:14), Kompetensi Manajemen Sekolah yang dilaksanakan sekolah meliputi:
a) Menyusun perencanaan jangka panjang, jangka menengah dan perencanaan jangka pendek.
b) Mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan.
c) Memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal.
d) Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah menuju organisasi pembelajaran yang efektif.
e) Menciptakan budaya dan iklim sekolah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran siswa.
f) Mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal.
g) Mengelola sarana dan prasarana sekolah dalam rangka pendayagunaan secara optimal.
h) Mengelola siswa dalam rangka penerimaan siswa baru dan penempatan kapasitas siswa.
i) Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
j) Mengelola   keuangan    sekolah   sesuai  dengan prinsip pengelolan yang akuntabel, transparan, dan efisien.
k) Mengelola administrasi sekolah dalam mendukung pencapaian tujuan sekolah.
l) Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi bagi peningkatan pembelajaran dan manajemen sekolah.
2) Supervisi kinerja kepala sekolah
Dalam supervisi kinerja kepala sekolah ini dititik beratkan pada tugas pokok dan fungsi kepala sekolah. Menurut Juknis Akreditasi SD/MI (2008:36), Tupoksi Kepala Sekolah meliputi:
a) Menjabarkan visi ke dalam misi target mutu.
b) Merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai.
c) Membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanaan peningkatan mutu.
d) Melibatkan guru dan komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah.
e) Bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah.
f) Bertanggung jawab atas perencanaan partispatif mengenai pelaksanaan kurikulum.
g) Merumuskan program dan melaksanaan supervisi, serta memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja sekolah.
h) Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
i) Melaksanakan pembelajaran sama dengan guru.
j) Menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi siswa.
b. Supervisi Akademik, meliputi:
1) Supervisi kelas dalam pelaksanaan pembelajaran
Supervisi kelas dalam pelaksanaan pembelajaran (Depdiknas, 2007:2) meliputi:
a) Kegiatan Awal Pembelajaran
(1) Mempersiapkan siswa untuk belajar.
(2) Melakukan kegiatan apersepsi.
b) Kegiatan Inti Pembelajaran
(1) Penguasaan materi pelajaran, meliputi: menunjukkan penguasaan materi pelajaran, mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan, menyampaikan mataeri dengan jelas, dan mengaitkan materi dengan realitas kehidupan.
(2) Pendekatan / strategi pembelajaran, meliputi: melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tujuan, melaksanakan pembelajaran secara runtut, menguasai kelas, melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual, melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu.
(3) Pemanfaatan sumber belajar / media pembel;ajaran, meliputi: menggunakan media secara efektif dan efisien, menghasilkan pesan yang menarik, dan melibatkan siswa dalam pemanfaatan media.
(4) Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa, meliputi: menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, menunjukkan sikap terbuka terhadap respon siswa, dan menumbuhkan keceriaan dan antusiassiswa dalam belajar.
(5) Penilaian proses dan hasil belajar, meliputi: memantau kemajuan belajar selama proses dan melaksanakan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi.
(6) Penggunaan bahasa, meliputi: menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas, baik dan benar, menyampaikan pesan dengan gaya yang sesuai.
c) Penutup
(1) Melakukan refleksi atau membuat rangkuman melibatkan siswa.
(2) Melaksanakan tindak lanjut dengan perbaikan dan pengayaan.
2) Supervisi terapi dalam membimbing mengatasi kesulitan guru dalam Pembelajaran
Kesulitan yang dihadapi guru dalam melaksanakan tugas, meliputi:
a) Penyusunan Program Tahunan (Prota).
b) Penyusunan Program Semester (Promes).
c) Penyusunan Silabus.
d) Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
e) Pelaksanaan Pembelajaran.
f) Penyusunan Analisis hasil belajar.
Dari beberapa macam supervisi di atas, supervisi yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah supervisi akademik, yakni supervisi kelas. Karena supervisi kelas merupakan supervisi yang relevan untuk meningkatkan prestasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran. (MM) baca artikel terbaik lainnya

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...