Skip to main content

Keefektifan Teknik yang Sangat Sederhana

Dari: Adi W Gunawan. Ada pembaca buku yang berkata, "Pak Adi, saya tidak percaya dengan teknik Hypno-EFT yang Bapak tulis di buku. Tidak masuk akal ada teknik segampang itu tapi sangat efektif. Tolong yakinkan supaya saya percaya bahwa Hypno-EFT benar-benar efektif?"
"Saya tidak perlu meyakinkan Anda. Justru sangat bagus bila Anda ragu, tidak percaya, dan skeptis. Anda perlu melakukan riset, terutama riset literatur dan bertanya pada Prof. Google tentang keefektifan teknik (Hypno) EFT. Anda perlu praktikkan dan buktikan sendiri apakah teknik Hypno-EFT benar-benar manjur," jawab saya.
Memang demikianlah yang sering dialami orang. Mereka sering menganggap remeh teknik Hypno-EFT. Bahkan ada peserta QLT yang juga meragukan teknik ini dan berkata, "This is too simple and too good to be true."
Beberapa waktu lalu saya berhasil membantu seorang klien yang merasa sangat marah pada saudaranya karena dulunya ia sering dirundung (bully) baik secara fisik maupun mental.
Mengingat waktu saya yang terbatas dan ia hanya bisa jumpa saya satu kali saja, besoknya ia akan ke luar negeri, maka saya tidak berani melakukan terapi formal dengan teknik regresi, EPT, atau abreaksi. Cukup riskan bila emosi seseorang dikeluarkan namun belum tuntas ditangani dan ia tidak bisa balik untuk sesi lanjutan.
Saya menggunakan teknik sederhana yang saya beri nama EMCAS (Emotion Management through Conscious Awareness Shift). Teknik ini begitu sederhana dan mudahnya tapi sangat-sangat efektif.
Hanya dalam sekejap semua kemarahannya hilang tak berbekas, tanpa saya perlu mengotak-atik akar masalahnya.
Demikian juga Hypno-EFT. Ini adalah salah satu dari sekian teknik terapi yang saya wajibkan semua hipnoterapis AWGI untuk kuasai dengan sempurna karena memang sangat efektif. Hypno-EFT juga saya gunakan di ruang praktik saya dalam membantu klien dengan hasil yang sangat baik.
Seringkali saya menolak calon klien yang ingin jumpa saya untuk terapi fobia. Saya katakan pada calon klien ini untuk membaca buku QLT dan memelajari teknik Hypno-EFT, lalu menerapi dirinya. Nanti bila tidak bisa baru jumpa saya. Calon klien ini umumnya tidak datang ke saya karena berhasil menyembuhkan fobianya.
Semakin mendalami dunia pikiran saya ingin menemukan atau mencipta teknik yang semakin sederhana namun semakin efektif. Dengan semakin sederhana teknik ini maka semakin mudah diajarkan dan dipraktikkan oleh semakin banyak orang. Tentu.. ini akan memberi kebaikan kepada lebih banyak orang.

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…