Friday, April 10, 2015

Cara Memperkuat Mindset

secara etimologis mindset dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan pikiran tertentu. Banyak juga yang mengistilahkan bahwa “What are you thinking that you are” atau apa yang anda pikirkan tentang diri anda, maka begitulah diri anda sepenuhnya. Mindset menentukan suatu perilaku karena memang munculnya perilaku tertentu berdasar pada asumsi kondisi pikiran (mindset) itu sendiri. Misalnya anda marah pada seseorang. Karena anda marah, maka ketika bertemu dengan orang itu, muncul bahasa non verbal menghindar atau anda justru langsung melakukan tindakan memarahi dia sampai anda merasa puas. Hal ini menunjukkan kondisi pikiran seseorang terhadap situasi menyebabkan perilaku tertentu.
Dalam perspektif pendekatan psikoterapi yang berorientasi pada kognitif perilaku, mengasumsikan bahwa suatu perilaku muncul akibat dari generalisasi terhadap situasi, pemikiran otomatis yang muncul, serta dialog internal didalam diri individu. Artinya ketikakita memaknai suatu situasi yang membuat kita merasa ketakutan pada dasarnya munculnya perasaan takut itu adalah akibat dari hasil pemaknaan kekhawatiran yang begitu besar dalam diri anda. Selain itu, dialog diri yang negatif terhadap situasi yang membuat anda takut seperti dialog diri negatif “duh, pasti nanti kena marah lagi dech” “saya gak yakin bisa mencapainya” atau “duh, takut salah ngomong”. Semua dialog internal diri yang negatif akan membuat anda tidak percaya diri bahkan mengalami permasalahan psikologis yang lebih jauh. Nah, inilah kaitannya dengan mindset yaitu keyakinan anda (core beliefe) terhadap sesuatu atau situasi tertentu.
Kondisi pikiran kita memang bisa berubah-ubah. Luar biasanya, kita mampu mengendalikan pikiran kita kapanpun dan dimanapun sesuai dengan keinginan kita. Penemu Rational Emotive Behaviour Therapy, Albert Ellis mengatakan pikiran irasional yang mengakibatkan individu terpenjara dalam perangkap pikirannya sendiri. Mindset yang negatif merupakan hasil dialog internal negatif yang menyimpulkan pikiran irasional terhadap situasi atau kejadian. Jadi, mulai saat ini kita memahami bahwasanya keadaan pikiran yang tidak kita kendalikan menyebabkan kita tidak berkembang karena terperangkap dalam jebakan pikiran negatif yang kita buat sendiri. Kemudian bagaimana caranya agar pikiran kita tidak dikendalikan oleh situasi akan tetapi sebaliknya diri kita yang mengendalikan pikiran kita sendiri sehingga kita dapat mengendalikannya semau kita ?.
Perlu kita pahami bersama, bahwasanya mindset terbentuk dari dialog internal atau self talk diri kita sendiri. Jika anda ingin mengendalikan pikiran sesuai dengan keinginan anda, yang perlu anda lakukan adalah lakukan self talk yang positif terhadap diri anda. Teknik sederhana yang bisa anda lakukan adalah dengan cara melakukan instruksi diri yang positif terhadap diri anda. Teknik Self Instruction Training merupakan teknik yang simpe dan sederhana yang diciptakan oleh Donald Meichenbaum, pakar Cognitive Behaiour Modification yang menggunakan teknik ini dalam mengendalikan perilaku impulsif pada anak yang memiliki perilaku agresivitas yang tinggi. Teknik self instruction membantu anda agar memiliki mindset positif dengan cara melatih dialog internal diri yang positif sehingga apapun situasinya anda akan senantiasa memiliki mindset positif.  Pertama, anda ucapkan kata-kata instruksi diri yang positif yang mendukung anda secara lantang.  Kedua, anda lakukan kata-kata instruksi diri yang tadi anda katakana dengan lirih sampai muncul perasaan percaya diri dalam diri anda. Pada saat itu anda boleh sambil mengepalkan tangan dan menutup mata. Bahkan lebih bagus lagi jika anda lakukan imajinasi terhadap tujuan yang anda inginkan.

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...