Saturday, April 11, 2015

Teknik Melatih Pernafasan Perut

Pernafasan perut terbukti secara biomedis lebih efektif daripada pernafasan dada. Bayi dan anak-anak yang sedang tidur, jelas terlihat perut mereka terlihat kembang kempis yang menunjukkan bahwa teknik pernafasan mereka adalah pernafasan perut. Dari sini kita bisa mengetahui bahwa teknik ini adalah teknik alamiah yang diajarkan oleh "alam" semenjak kita dilahirkan.

Tidak diketahui dengan pasti, penyebab berubahnya teknik pernafasan yang kita lakukan setelah kita dewasa menjadi teknik pernafasan dada, namun ada sebagian ilmuwan yang mempelajari hal ini dan memberikan hipotesa yang berdasar bahwa seiring bertambahnya usia, bertambah pula permasalahan-permasalahan yang kita hadapi, sehingga emosi, stres dan depresi, mengarahkan kita secara tidak sadar untuk melakukan pernafasan dada.

Ketika otot diafragma kontraksi ke bagian bawah, rongga perut mengembang (Gambar). Hal ini menimbulkan tekanan negatif dalam rongga dada yang menyebabkan udara "dipaksa" masuk dalam jumlah yang maksimal ke dalam paru-paru dan juga menyebabkan mengalirnya darah kembali (

venous return) secara optimal ke arah jantung. Sehingga menimbulkan efek yang menguntungkan bagi kesehatan yaitu:

Melancarkan sistem peredaran darah yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan sistem biologis tubuh secara keseluruhan.

Meningkatnya daya tahan tubuh (sistem immun) seiring optimalnya peredaran darah.

Membantu mencegah terjadinya infeksi pada paru-paru dan jaringan dalam tubuh lainnya.

Menstimulasi pengeluaran hormon endorfin yang memiliki efek menenangkan tubuh (relax), sehingga dapat membantu meredakan stress, panik atau gugup.

Tekanan otot diafragma yang berlangsung secara terus menerus dengan frekuensi yang teratur ke arah organ-organ bagian bawah rongga dada seperti lambung, usus dan hati, memberikan efek "pijat" yang baik bagi organ-organ tersebut.

Teknik dan Melatih Pernafasan Perut

Pada awalnya teknik ini membutuhkan waktu dan harus melakukan latihan yang teratur sehingga tubuh kita akan melakukannya secara otomatis. Setelah mampu melatihnya kita akan mampu melakukan pernfasan perut secara otomatis pula. Cara melatih pernafasan perut adalah adalah

Duduk atau berdiri, menegakkan punggung, dan sedikit mengangkat dagu.

Di awal-awal latihan letakkan telapak tangan kanan di dada dan satunya lagi di bagian perut, perhatikan telapak tangan kanan yang mundur ke belakang dan telapak tangan kiri maju ke depan saat menarik nafas.

Buang udara dari rongga perut, dengan cara menggerakkan perut ke arah belakang (punggung), menghembuskannya melalui mulut.

Tarik nafas dalam-dalam dari hidung dan arahkan otot diafragma ke arah bawah, setelah maksimal, lepaskan melalui mulut secara perlahan.

Dilakukan beberapa kali.

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...