Friday, June 12, 2015

Educational Geography Indonesia

Pendidikan merupakan salah satu aset negara yang harus dipahami sebagai tanggung jawab bersama, pemerintah dan masyarakat.

Beranda; Perbedaan dalam penyusunan strategi untuk pengelolaan pendidikan, salah satu referensi adalah adanya perbedaan pola dan karakteristik daerah, dengan menempatkan Wawasan Nusantara sebagai dasar atau titik tolak penyusunan strategi pendidikan di daerah.

Perbedaan ini, salah satunya disebabkan oleh tumbuh kembangnya kondisi setempat, dan pengaruh dari tempat lain karena faktor letak geografis yang memunculkan saling interaksi antar lokasi.

Geografi sebagai ilmu pengetahuan mencoba melihat adanya perbedaan perilaku masyarakat, geografis, Sosial-Budaya dan lingkungan daerah yang satu dengan daerah lain, yang tentu akan berimplikasi pada sudut pandang pendidikan sebagai kebutuhan hidup bermasyarakat dan bernegara.

Galeri; “FOTO BERBICARA” (pilih dan unggah foto yang terbaik)

Galery ini merupakan sebaran foto-foto yang bersifat membangun dan dapat menambah wawasan  kita mengenai NUSANTARA, dengan “Foto Berbicara” dapat menggambarkan fenomema-fenomena lingkungan sekitar.

Fenomena Tumbuh Kembang Lingkungan dapat diklasifikasi menjadi dua hal, yaitu:
Lingkungan Fisik: (Letak Gegrafis, Sumber Daya Alam,Fenomena Daerah)
Lingkungan Non Fisik: (Masyarakat,Sosial-Budaya Masyarakat, Aktivitas Anak)

Pengelola data yang memiliki hobi fotography dapat berbagi hasil  jepretan kameranya dengan ulasan-ulasan dan koordinat lokasi foto yang diunggah (login).
Foto yang diunggah dengan melalui mekanisme approval terlebih dahulu dari admin.

Salam PSDP-K

NB: Karena EGI berdasarkan konsep "Geografi", maka foto yang diunggah merupakan Foto-foto yang berwawasan lingkungan, sedangkan foto-foto tentang kondisi sekolah di unggah di referensi satuan pendidikan. Dan pastikan koordinat dan ulasan foto yang akan di upload terisi.

Cara Upload Foto
1. Masuk ke alamat http://egi.data.kemdikbud.go.id klik menu Login

2. Akan otomatis diarahkan ke halaman sso.data.kemdikbud.go.id, gunakan Username dan Password yang terdaftar di sdm.data.kemdikbud.go.id

3. Setelah berhasil login, klik segitiga kecil di pojok kanan atas

4. Akan muncul link-link Submenu, klik Upload Foto

5. Pilih foto yang akan diupload lewat menu Browse, lengkapi kolom-kolom isian yang ada dan jangan lupa untuk mendeskripsikan foto yang diupload dengan jelas, kemudian klik Simpan

6. Untuk melihat foto yang sudah kita upload, gunakan menu List Foto Pengguna

7. Foto yang lolos seleksi dan disetujui oleh Admin akan ditampilkan dihalaman http://egi.data.kemdikbud.go.id/index.php/canonymous

Thursday, June 11, 2015

SK Bupati Pekalongan Nomor 420/61 Tahun 2014 Tentang Regrouping SD Negeri

Untuk mengatasi kekurangan sekitar 500 Guru Kelas (PNS) di Sekolah Dasar Negeri maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pekalongan mengambil beberapa kebijakan, antara lain dengan melakukan Regrouping beberapa SD Negeri yang berada dalam satu lokasi (satu kampus).

Tahapan proses regrouping telah dijalankan dari tahun 2014, mulai dari sosialisasi dan uji publik ke masyarakat, pengusulan dari sekolah dan kecamatan sampai penerbitan SK Bupati Pekalongan Nomor 42/61 Tahun 2015 Tentang Pengabungan, Perubahan Nomor, Status, Nama dan Relokasi Serta Penutupan Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Pekalongan Tahun 2014 pada tanggal 3 Pebruari 2015.

Terkait dengan terbitnya SK tersebut maka kami (Subag Program) selaku pengelola data pendidikan berkewajiban untuk melakukan MERGER SEKOLAH di http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id serta meminta PENGGABUNGAN DATABASE Dapodikdas ke Admin Pusat. Untuk memperlancar proses pengabungan database dapodikdas maka kami menghimbau semua Operator yang sekolahnya ada dilampiran SK Bupati tersebut diatas untuk memperhatikan hal-hal dibawah ini;
1. Pastikan untuk segera mengakhiri semua proses update data di Aplikasi Dapodikdas
2. Jika masih ada perubahan data di Aplikasi Dapodikdas maka Operator Sekolah WAJIB untuk melakukan sinkron data ke server sebelum masuk bulan puasa.
3. Diawal bulan puasa kami akan melakukan MERGER SEKOLAH di http://vervalsp.data. kemdikbud.go.id, kemudian kami akan meminta tolong Admin Dapodikdas Pusat untuk melakukan PENGGABUNGAN DATABASE di server.
4. Setelah proses penggabungan database maka semua data yang telah dientry di Sekolah Induk dan Sekolah Merger akan menjadi satu (tanpa perlu proses mutasi ataupun entry ulang).
5. Untuk mengambil data hasil PENGGABUNGAN DATABASE yang ada di server maka di AWAL TAHUN AJARAN BARU OPS dari Sekolah Induk perlu melakukan langkah sebagai berikut;
a. Uninstal aplikasi Dapodikdas 3.0.3
b. Instal aplikasi Dapodikdas 3.0.4 (atau aplikasi/patch baru)
c. Download prefill
d. Registrasi ulang


Untuk download SK Bupati Pekalongan Nomor 420/61 Tahun 2014 tentang Regrouping SD Negeri, silahkan klik gambar dibawah ini.

Sasaran PIP Anak (Penduduk) Usia 6-21 Tahun

Kami teruskan informasi dari http://dikdas.kemdikbud.go.id semoga menambah pemahaman tentang Program Indonesia Pintar.

Jakarta (Dikdas): Sasaran Program Indonesia Pintar (PIP) adalah anak-anak berusia 6-21 tahun. Tujuannya untuk meningkatkan akses bagi mereka guna mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah dalam rangka mendukung pelaksanaan Pendidikan Menengah Universal/Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun.

Selain itu, PIP bertujuan mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan pendidikan akibat kesulitan ekonomi. Program yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir 2014 ini juga untuk menarik siswa putus sekolah atau tidak melanjutkan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan di sekolah/Sanggar Kegiatan belajar (SKB)/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)/Lembaga Kursus Pelatihan (LKP)/satuan pendidikan nonformal lainnya dan Balai Latihan Kerja (BLK).

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 12 Tahun 2015 tentang Program Indonesia Pintar Pasal 4, ada enam kriteria sasaran PIP. Pertama, siswa/anak dari keluarga pemegang Kartu Perlindungan Sosial/Kartu Keluarga Sejahtera (KPS/KKS). Kedua,  siswa/anak dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH). Ketiga, siswa/anak yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari panti sosial/panti asuhan. Keempat, siswa/anak yang tidak bersekolah (drop out) yang diharapkan kembali bersekolah. Kelima, siswa/anak yang terkena dampak ekonomi akibat bencana alam. Keenam, siswa dari keluarga miskin/rentan miskin yang terancam putus sekolah.

Pelaksana PIP, masih berdasarkan peraturan tersebut, adalah direktorat jenderal terkait, dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, dan satuan pendidikan. Kemendikbud menyediakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) berdasarkan Basis Data Terpadu (BDT) yang dikeluarkan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Sementara pembiayaan pencetakan KIP dibebankan kepada anggaran direktorat jenderal terkait sesuai dengan kuota nasional masing-masing.

Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Program Simpanan Keluarga Sejahtera, Program Indonesia Pintar, dan Program Indonesia Sehat untuk Membangun Keluarga Produktif pada 3 November 2014. Sejumlah kementerian mendapatkan instruksi khusus, salah satunya Kemendikbud. Untuk menjabarkan instruksi tersebut, Mendikbud Anies Baswedan kemudian menerbitkan Permendikbud tentang PIP. Permendikbud ini akan dijelaskan lebih rinci dalam peraturan direktur jenderal terkait.* (Billy Antoro)

Wednesday, June 10, 2015

Peraturan Pemerintah RI Nomor 30 Tahun 2015 Tentang Kenaikan Gaji PNS Tahun 2015

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2015

Tentang

Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil
 


Untuk download Salinan PP Nomor 30 Tahun 2015 klik gambar dibawah ini

Belajar Bersama Maestro Kebudayaan Untuk Siswa SMA kelas X dan XI Di Waktu liburan Sekolah

Kami teruskan informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, semoga bermanfaat untuk siswa-siswi Kelas X dan XI.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Belajar Bersama Maestro (BBM) Kebudayaan untuk siswa-siswi SMA kelas X dan XI. Terdapat sepuluh maestro yang akan mewakili beberapa bidang kesenian seperti teater, tari, patung, lukis, musik, dan film. Belajar Bersama Maestro (BBM) ini akan diselenggarakan dalam bentuk magang di tempat/sanggar para Maestro Kebudayaan selama liburan sekolah, sehingga waktu liburan siswa akan lebih bermanfaat dengan diisi program-program yang edukatif, terlebih dimentori oleh para maestro seni di Indonesia. Siswa yang mendaftar akan diseleksi oleh Panitia dan para Maestro untuk mendapatkan 100 siswa terbaik yang akan mengikuti kegiatan BBM ini dari tanggal 21 - 30 Juni 2015 di tempat/sanggar Maestro pilihan masing-masing peserta.

PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN.

Calon Pendaftar dimohon tidak terpancing oleh tawaran dari oknum/pihak manapun yang mengaku dapat membantu yang bersangkutan dapat lolos seleksi kegiatan Belajar Bersama Maestro Kemdikbud.

Untuk pendaftaran klik DISINI

Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 Tahun 2015 Tentang Gaji 13

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2015

Tentang

Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan Ketiga Belas Dalam Tahun Anggaran 2015 Kepada Pegawai Negeri Sipil, Anggota Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara, Dan Penerima Pensiun /Tunjangan
Untuk download Salinan PP Nomor 38 Tahun 2015 klik gambar dibawah ini

Akan Terbit Permendikbud tentang Dapodik

Kami teruskan informasi dari http://dikdas.kemdikbud.go.id semoga bermanfaat.

Surabaya (Dikdas): Hadirnya satu sistem pendataan pendidikan akan sangat mempermudah kinerja sekolah yang nota bene merupakan ujung tombak penjaringan data pendidikan. Untuk itu, akan terbit Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur tentang sistem pendataan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Demikian salah satu butir paparan Supriyatno, Kasubag Data dan Informasi, bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat menjadi nara sumber dalam Workshop Bantuan Pembangunan Sarana Prasarana Pendidikan Dasar di Daerah Perbatasan, Terluar, dan Terdepan, serta Daerah Nelayan, Tertinggal, dan Terpencil, di Hotel The Alana, Jawa Timur.

Bapak ibu tidak perlu lagi memikirkan padamu negeri, ke Dapodik saja. Saat ini kita sedang menyusun Permendikbud tentang Dapodik yang mengatur tentang tidak adanya sistem pendataan di lingkungan Kemendikbud selain Dapodik,” ujar Supriyatno, di Aula Hotel The Alana, Kamis, 4 Juni 2015.

Pada kesempatan itu, Supriyatno juga menyampaikan informasi tentang rencana penggabungan Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) dan Data Pokok Pendidikan Menengah (Dapodikmen) seiring penerbitan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam Permendikbud ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar yang menangani Dapodikdas dan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah yang menangani Dapodikmen akan dijadikan satu menjadi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Selain itu, ada juga rencana integrasi dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

“Harapannya ketika siswa akan masuk ke perguruan tinggi itu sudah punya record mulai dikdas dan dikmen. Jadi ke diktinya tidak perlu lagi tes akademik,” kata Supriyatno.

Tapi demikian, mengingat saat ini Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tidak lagi di dalam struktur Kemendikbud, rencana itu masih dalam berbentuk harapan

“Mudah-mudahan, bila ini baik, kita bisa melakukannya,” harapnya.

Dinas Pendidikan Dilibatkan dalam Verifikasi dan Validasi.
Hingga saat ini, update data dari sekolah pada sistem Dapodik sudah bagus. Namun masih ditemukan kelemahan dari sisi akurasi. Untuk itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar mengajak Dinas Pendidikan tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota untuk melakukan verifikasi dan validasi Dapodik ke sekolah.

“Kami juga melibatkan kawan-kawan di dinas pendidikan untuk melakukan verifikasi dan validasi data,” ujar Supriyatno.

Keterlibatan dinas pendidikan itu penting mengingat akurasi data masih lemah.

“Ini terjadi juga di Purwakarta. Ada sekolah yang memberi informasi punya 21 ruang kelas yang rusak berat. Setelah kita konfirmasi, ternyata operator sekolahnya itu mencari gampangnya saja. Jadi dicopy paste saja informasinya. Nah karena itu, kita libatkan kawan-kawan di dinas pendidikan kab/kota untuk juga melakukan verifikasi dan validasi Dapodik agar sekolah tidak sembarangan menyampaikan data,” ujarnya.*

M. Adib Minanurohim

Saturday, June 6, 2015

Mengenal Terapi Quantum Touch

QUANTUM Touch (QT) adalah suatu penyembuhan dengan sentuhan tangan ringan yang secara ilmiah telah terbukti dan harus Anda lihat sendiri, rasakan sendiri agar Anda bisa percaya pada keampuhannya. Hanya dengan menggunakan sentuhan ringan yang diberikan pada diri Anda sendiri atau pada orang lain, Anda bisa mempercepat respons kesembuhan dari tubuh.

Efeknya akan terasa secara langsung dan begitu luar biasa. Anda bahkan bisa melihat sendiri tulang-tulang yang ada dalam tubuh secara spontan bergeser untuk kembali ke tempatnya semula hanya dengan sentuhan ringan. Karena tubuh sendirilah yang akan menentukan ke mana tulang-tulang itu akan mengambil posisinya, maka Anda tidak perlu khawatir apakah sentuhan yang Anda lakukan sudah benar atau tidak.

Selain mengatasi posisi tulang yang tidak tepat, QT juga dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan dengan cepat, dan pada saat yang sama semua organ, sistem dan kelenjar dalam tubuh Anda akan diseimbangkan. Menurut Husni Hasibuan pengurus QT Balikpapan bahwa hal ini bisa dimungkinkan karena kemampuan untuk menyembuhkan adalah bagian dari kemampuan alami semua orang yang diberikan oleh Allah.

Sama seperti mobil yang baru keluar dari pabrik sudah dilengkapi dengan setir, pintu dan jendela, demikian juga kemampuan untuk menyembuhkan orang lain juga merupakan kemampuan yang telah dianugerahkan Allah secara langsung kepada kita semua. Dan sudah seharusnya kita bersyukur pada Allah bahwa tubuh kita diberikan kecerdasan yang dahsyat untuk mengobati diri kita sendiri dan orang lain.

Quantum Touch (QT) ini lanjut Husni juga cocok untuk digabungkan dengan keahlian penyembuhan lainnya. Apakah Anda seorang pemula, praktisi kiropraktik profesional, ahli terapi fisik, pelatih fitness, penyembuh atau profesional kesehatan lainnya, QT akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan dimensi kekuatan didalam kegiatan Anda yang selama ini mungkin Anda anggap tidak mungkn didapatkan.

Husni menyampaikan bahwa QT telah dites dilaboratorium klinik di rumah sakit dan ruang operasi. Teknik QT ini juga sangat ampuh dan telah mendapatkan sambutan yang hangat dan positif dari banyak dokter, praktisi akupuntur dan kiropraktik.

Karena sebenarnya tubuh kita mempunyai kecerdasan untuk bagaimana menyembuhkan dirinya sendiri, maka praktisi QT hanya tinggal memberikan energinya kepada bagian-bagian tubuh yang hendak disembuhkan.

QT juga bisa sangat membantu ketika diterapkan dalam berbagai situasi, seperti membantu dalam menyeimbangkan tekanan emosional masa lalu dan masa sekarang (stress) , atau bahkan untuk menyembuhkan binatang piaraan kesayangan Anda. Setelah Anda belajar QT, Anda tidak akan pernah lupa bagaimana melakukannya.Prosesnya mirip seperti belajar menaiki sepeda. sumber

Friday, June 5, 2015

Updating Dapodikmen Tahun Pelajaran 2015/2016

Kami teruskan info dari milis dapodik-indonesia.googlegroups.com semoga bermanfaat.

Dalam rangka penyuksesan penyediaan Data Pendidikan Menengah untuk penyaluran BOS SM 2015 untuk periode Juli - Desember 2015, Tim Dapodikmen Pusat telah melakukan beberapa langkah-langkah sebagai berikut diantaranya :

1. Penyempurnaan Aplikasi Dapdikmen sesuai masukkan dari para operator dapodikmen.
2. Melakukan pengaktifan referensi  Semester Ganjil 2015/2016. Dengan demikian sekolah telah dapat melakukan update untuk dapat login dan melakukan proses periodikal pada semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Secara teknis proses periodikal yang dapat dilakukan adalah (a) melakukan proses kelulusan untuk siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2014/2015, (b) melakukan proses kenaikan kelas, dan (c) melakukan up date seluruh data pada semester Ganjil 2015/2016.

Selanjutnya, Kami mohon teman-teman operator dapodikmen segera melakukan update data dengan beberapa langkah-langkah teknis sebagai berikut:
1. Login pada semester Genap 2014/2015 kemudian melakukan validasi dan sinkronisasi.
2. Setelah selesai sinkronisasi, log out/keluar dari aplikasi kemudian lakukan refresh (ctrl + f5).
3. Silahkan login ke semester Ganjil 2015/2016, kemudian melakukan proses update data:
a) Update data sekolah
Lakukan update data identitas sekolah dan data-data pendukungnya, yaitu dengan melengkapi data yang masih kosong dan edit data yang mengalami perubahan. Data pendukung Identitas sekolah meliputi: data periodik, sanitasi, blockgrant, Yayasan, Program pengajaran dilayani/Paket Keahlian dilayani/Jenis ketunaan, s/d akreditasi.

b) Update data Sarpras
Lakukan update data sarana prasarana dan data-data pendukungnya, yaitu dengan melengkapi data ruangan yang belum masuk dan edit data yang mengalami perubahan. Untuk data periodik di semester Ganjil 2015/2016 ini akan kembali kosong, untuk pengisiannya dapat menggunakan tombol “ Salin semua data periodik”. Fungsi tombol ini akan menyalin data isian data periodik yang telah diisikan di semester sebelumnya, selanjutnya tinggal melakukan update/edit data yang mengalami perubahan.

c) Update data PTK
Lakukan update data PTK dan data-data pendukungnya, yaitu dengan melengkapi data PTK yang belum lengkap dan edit data yang mengalami perubahan. Untuk data penugasan di semester Ganjil 2015/2016 ini akan kembali kosong, untuk pengisiannya dapat menggunakan tombol “ Salin penugasan”. Fungsi tombol ini akan menyalin data isian penugasan PTK yang telah diisikan di Tahun Ajaran sebelumnya, selanjutnya tinggal melakukan update/edit data yang mengalami perubahan. Cek dan update juga data pendukung PTK meliputi: data Anak, bea siswa, buku yang pernah ditulis dan seterusnya sampai dengan data riwayat jabatan fungsional.

d) Update data Peserta Didik
Lakukan update data Peserta Didik dan data-data pendukungnya, yaitu dengan melengkapi data Peserta Didik yang belum lengkap dan edit data yang mengalami perubahan. Untuk data periodik di semester Ganjil 2015/2016 ini akan kembali kosong, untuk pengisiannya dapat menggunakan tombol “ Salin Data Periodik”. Fungsi tombol ini akan menyalin data isian periodik Peserta Didik yang telah diisikan di semester sebelumnya, selanjutnya tinggal melakukan update/edit data yang mengalami perubahan. Cek dan update juga data pendukung Peserta meliputi: data prestasi, beasiswa.

e) Melakukan Proses Kelulusan kelas XII Tahun Ajaran 2014/2015
Silahkan login ke semester Ganjil 2015/2016 kemudian masuk ke tab Pesera Didik. Pilih dan berikan cek list pada pseserta didik yang akan diluluskan, untuk mempermudah pemilihan siswa kelas 12, pada tab peserta didik pilih tampilkan semua data, kemudian tekan kolom “tingkat kelas saat ini” maka data siswa akan terkumpul sesuai rombelnya. Pilih siswa dan tekan shift untuk melakukan pemilihan siswa dan selanjutnya klik pada tombol “Proses bersama kelulusan”. Pada window proses kelulusan, isian “Keluar karena = pilih “Lulus”, isian “Tanggal Keluar sekolah” = isi “15 Mei 2015”, isian “Alasan” = isi “Lulus”. Proses selengkapnya diuraikan pada Buku Panduan Sukses Implementasi Dapodikmen.

f) Update data Rombongan Belajar/Kenaikan Kelas
Sebelum melakukan proses Kenaikan Kelas ini, pastikan sudah melakukan kelulusan siswa seperti point e). Lakukan update data Rombongan Belajar dengan melakukan proses kenaikan kelas,  pada semester Ganjil 2015/2016 maka data rombongan belajar akan kembali kosong. Silahkan masuk menu “Kenaikan Kelas”  dan lakukan proses kenaikaan kelas untuk seluruh rombongan belajar kelas X dan XI. Secara teknis setelah diklik menu “Kenaikan Kelas” maka ditampilkan form Naik Kelas, pilih salah satu rombel dan klik tombol “simpan dan tutup” , lakukan satu persatu untuk seluruh rombel.

Apabila pada semester Ganjil 2015/2016  terjadi perubahan anggota rombel dikarenakan ada perpindahan siswa atau anggota setiap rombel diatur ulang, maka lakukan perubahan dengan prosedur mengeluarkan siswa yang pindah/dipindah dari rombel lama kemudian dimasukkan ke rombel yang baru. Pengeditan nama rombel sebaiknya dilakukan setelah menyelesaikan proses kenaikan kelas untuk seluruh rombel. Bila anggota rombel semester ganjil 2015/2016 tidak sama dengan semester sebelumnya (sekolah mengadakan pengacakan anggota rombel), maka langkah yang dilakukan adalah membuat Rombel Baru dan memasukkan Siswa ke dalam rombel secara manual, pada jenis pendaftaran pilih “naik kelas”. Dalam hal ini tombol kenaikan kelas tidak digunakan.

g) Validasi dan Sinkronisasi
Setelah semua proses update data di aplikasi Dapodikmen (di komputer lokal) dilakukan maka proses selanjutnya adalah melakukan proses validasi dan sinkronisasi. Pada proses validasi pastikan invalid = 0 (nol) jika telah melakukan penambahan data. Hasil dari update data melalui proses sinkronisasi dapat dilihat saat login sebagai operator sekolah  di manajemen Dapodikmen (laman:dapo.dikmen.kemdikbud.go.id).

Secara umum langkah-langkah yang diuraikan di atas adalah proses teknis untuk melakukan update data pada Aplikasi Dapodikmen di Tahun Ajaran 2015/2016, dimana dalam pelaksanaannya dapat menyesuaikan dengan proses periodikal di Sekolah.

Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu serta teman-teman operator sekalian, kami ucapkan terima kasih.

Lakukan update Dapodikmen sekarang…..
Jangan Tunda Sampai Esok……
Selamat Bekerja….
Salam Satu Data Dapodikmen….


Formulir Peserta Didik dan PTK dapat didownload lewat gambar dibawah ini

Kelengkapan Komponen Pengisian Dapodikmen dapat didownload lewat gambar dibawah ini

Panduan Aplikasi Dapodikmen 8.1.4 untuk SMA/SMA/SMLB

Program Guru Pembelajar 2016

Guru pembelajar merupakan program diklat Kemdikbud pasca UKG 2015 lalu dimana masih banyak nilai UKG nya yang di bawah standar. Istilah Guru...