Skip to main content

Sikap Rendah Hati

1. Tidak merasa perlu untuk menyombongkan diri
Orang yang rendah hati tidak merasa perlu menggembor-gemborkan prestasi yang dicapainya untuk mendapat perhatian dari orang lain. Karena pada umumnya manusia ingin diperhatikan, duh. Orang yang rendah hati merasa cukup puas pada dirinya sendiri dan tidak merasa perlu menjadi sorotan atas pencapaiannya. toh bukan hanya prestasi yang mendefinisikan siapa diri kita, tetapi juga tentang hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari.
2. Bisa menunjukan empati
Rasa rendah hati erat kaitannya dengan berempati. Mencoba memahami posisi orang lain dan tidak menghakimi situasi ataupun keadaan yang sedang dialami. Bukan hanya berempati kepada orang-orang terdekat tapi juga kepada orang yang sedang dalam keadaan kurang baik. Mencoba membantu sebisanya, agar bisa bermanfaat tanpa memikirkan apa keuntungan dari berempati kepada orang lain.
3. Senang membuat orang lain bahagia
Bagaimana kita bisa memberikan dampak dan bermanfaat untuk orang lain sehingga orang lain dapat tersenyum dan kita pun menjadi bahagia. Sejauh mana kita menikmati dalam berkontribusi agar bisa menjadi lebih baik dan tidak memikirkan ‘apa yang bisa didapatkan dari hal yang dilakukan.’ asalkan bisa melihat orang lain senang, orang yang rendah hati pun akan lebih bahagia. Ada satu teman saya yang senang sekali membantu orang, ketika saya tanya “apa sih yang membuat lo niat banget melakukan hal ini?” lalu dijawab dengan singkat “ya gue seneng aja bisa liat mereka menjadi lebih baik, ada kepuasan tersendiri.”
4. Percaya bahwa ‘Dunia tidak pernah berhutang pada diri kita’
Pada kenyataannya, dunia memang tidak pernah berhutang apa-apa. Sekalipun hal buruk terjadi setelah kamu berbuat baik. Ketika kita percaya hidup itu adil, maka hidup pun akan adil. Ketika kita berbuat baik lalu mendapat hal buruk bukan berarti hidup itu tidak adil, coba deh lihat kembali apa yang bisa di dapatkan dari hal buruk yang terjadi pasti ada hal baik yang bisa membuat kita belajar. Satu lagi, karena orang yang rendah hati fokus pada apa yang bisa mereka berikan, bukan sekedar apa yang bisa mereka dapatkan, sehingga mereka bahagia dengan apa yang mereka miliki.

Popular posts from this blog

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013

B. KOMPETENSI INTI
Rumusan Kompetensi inti menggunakan notasi berikut ini.
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual.
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial.
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan.
4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
Uraian tentang Kompetensi Inti untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV adalah sebagai berikut.
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual denagn cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam gerakan yang mencerminkan …

Fungsi, Tujuan, dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik terpadu

Pembelajaran tematik terpadu berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami dan mendalami konsep materi yang tergabung dalam tema serta dapat menambah semangat belajar karena materi yang dipelajari merupakan materi yang nyata (kontekstual) dan bermakna bagi peserta didik.
Tujuan pembelajaran  tematik terpadu adalah:
a. mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu;
b. mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi muatan pelajaran dalam tema yang sama;
c. memiliki pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan;
d. mengembangkan kompetensi berbahasa lebih baik dengan mengkaitkan berbagai muatan pelajaran lain dengan pengalaman pribadi peserta didik;
e. lebih bergairah belajar karena mereka dapat berkomunikasi dalam situasi nyata, seperti bercerita, bertanya, menulis sekaligus mempelajari pelajaran yang lain;
f. lebih  merasakan manfaat dan makna belajar karena materi yang disajikan dalam konteks tema yang jelas;
g. guru  d…

Teknik Visualisasi Kreatif yang Benar

Motivasi Mindset - Visualisasi Kreatif adalah magic dalam arti sesungguhnya. Magic adalah memahami dan memposisikan diri selaras dengan prinsip-prinsip alam yang mengatur dan bekerja pada alam semesta, dan belajar untuk menggunakan prinsip-prinsip tersebut dengan cara sadar dan sekreatif mungkin.

Dengan memvisualisasikan kejadian, situasi, atau sebuah benda seperti mobil, rumah, kesehatan, kita menarik mereka kepada kita. Kita melihat apa yang kita inginkan dalam imajinasi dan ini akan terjadi. Ini seperti mimpi atau omong kosong. Tetapi sebenarnya ini adalah proses alami dari kekuatan pikiran (thoughts).

Bagaimana Creative Visualisasi Bekerja

Untuk memahami bagaimana Visualisasi Kreatif bekerja, adalah penting untuk melihat beberapa prinsip yang saling berhubungan:
Alam fisik adalah energi
Energi adalah magnet (energi sejenis akan menarik energi sejenis)
Bentuk fisik (physical energy) mengikuti ide (mental energy)
Apa pun yang kita berikan kepada alam semesta akan kembali kepada kita lagi

Em…